TENTANG KAB. MAJALENGKA

Kabupaten Majalengka adalah sebuah kabupaten di Tatar Pasundan Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Majalengka.

Majalengka juga nama yang sama digunakan dengan nama Kabupaten yang terletak di Jawa Barat. Sebagai Kota Kabupaten sudah tentu daerah ini mempunyai sejarah serta asal-usulnya sendiri. Hampir setiap orang Majalengka Percaya bahwa Majalengka berasal dari bahasa Cirebon yaitu dari kata Majae dan Langka, kata “Maja-e” artinya Buah Maja-nya, sedang kan kata “Langka” artinya Hilang atau tidak ada.

Secara geografis Kabupaten Majalengka terletak di bagian timur Propinsi Jawa Barat. Kabupaten Majalengka terletak pada titik koordinat yaitu Sebelah Barat 108° 03' – 108° 19 Bujur Timur, Sebelah Timur 108° 12' – 108° 25 Bujur Timur, Sebelah Utara 6° 36' – 5°58 Lintang Selatan dan Sebelah Selatan 6° 43' – 7°44.

Bagian Utara wilayah kabupaten ini merupakan dataran rendah, sementara wilayah tengah berbukit-bukit dan wilayah selatan merupakan wilayah pegunungan dengan puncaknya Gunung Ceremai yang berbatasan dengan Kabupaten Kuningan serta Gunung Cakrabuana yang berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Sumedang. Secara administratif berbatasan dengan:

Sebelah Utara : Kabupaten Indramayu.
Sebelah Selatan : Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.
Sebaleh Barat : Kabupaten Sumedang.
Sebelah Timur : Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan.

Bagian utara wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian selatan berupa pegunungan. Gunung Ciremai (3.076 m) berada di bagian timur, yakni di perbatasan dengan Kabupaten Kuningan. Gunung ini adalah gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dan merupakan taman nasional, dengan nama Taman Nasional Gunung Ciremai

Keadaan geografi khususnya morfologi dan fisiografi wilayah Kabupaten Majalengka sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh perbedaan ketinggian suatu daerah dengan daerah lainnya, dengan distribusi sebagai berikut :

Morfologi dataran rendah yang meliputi Kecamatan Kadipaten, Kasokandel, Panyingkiran, Dawuan, Jatiwangi, Sumberjaya, Ligung, Jatitujuh, Kertajati, Cigasong, Majalengka, Leuwimunding dan Palasah. Kemiringan tanah di daerah ini antara 5%-8% dengan ketinggian antara 20–100 m di atas permukaan laut (dpl), kecuali di Kecamatan Majalengka tersebar beberapa perbukitan rendah dengan kemiringan antara 15%-25%.

Morfologi berbukit dan bergelombang meliputi Kecamatan Rajagaluh dan Sukahaji sebelah Selatan, Kecamatan Maja, sebagian Kecamatan Majalengka. Kemiringan tanah di daerah ini berkisar antara 15-40%, dengan ketinggian 300–700 m dpl.

Morfologi perbukitan terjal meliputi daerah sekitar Gunung Ciremai, sebagian kecil Kecamatan Rajagaluh, Argapura, Sindang, Talaga, sebagian Kecamatan Sindangwangi, Cingambul, Banjaran, Bantarujeg, Malausma dan Lemahsugih dan Kecamatan Cikijing bagian Utara. Kemiringan di daerah ini berkisar 25%-40% dengan ketinggian antara 400–2000 m di atas permukaan laut.

Untuk Infomasi lebih lengkap tentang KABUPATEN MAJALENGKA, Klik SITE

 

SITE

WISATA KAB. MAJALENGKA

WartaWisata.ID - Jika ada yang bertanya bukit terindah di Jawa Barat, jawabannya adalah Bukit Panyaweuyan Argapura. Bukit ini memberi kesan menakjubkan kepada siapa saja yang pernah menyaksikan pesona alaminya. Sejauh mata memandang, hamparan hijau terasering tanaman bawang yang demikian eksotis...
WartaWisata.ID – Konektivitas udara Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Majalengka, semakin luas di awal 2019. Ada 3 rute baru yang dikembangkan oleh Lion Air Group. Tiga rute itu menghubungkan Kertajati dengan Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan. Tiga rute baru BIJB...

WARTA TERBARU

DESA WISATA

CERBUNG PATRION