Aplikasi Tlusur, Terobosan Baru Wujudkan Wisata Aman Selama Pandemi

Tlusur merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf bersama PT. Fantastis Anak Bangsa (FAB).

0

WartaWisata.ID – Dalam rangka meningkatkan keamanan selama berwisata di tengah pandemi COVID-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengenalkan aplikasi Tlusur. Aplikasi buatan Indonesia ini digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan wisatawan di destinasi wisata.

Tlusur merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf bersama PT. Fantastis Anak Bangsa (FAB). Aplikasi Tlusur pertama kali dikenalkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno dalam pertemuannya dengan pengembang pada Minggu (21/3) di Surya Cafe, Bali.

Rencananya, aplikasi Tlusur akan digunakan pertama kali di Bali. Momen tersebut merujuk pada pembukaan skema pariwisata free covid corridor di Bali yang akan segera dibuka bagi wisatawan mancanegara.

Aplikasi Tlusur menjadi salah satu bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pariwisata di Bali paska pandemi COVID-19. Dengan diluncurkannya aplikasi Tlusur harapannya wisatawan dapat lebih nyaman untuk berwisata ke tanah air. Karena aplikasi Tlusur akan menjadi “pemandu” wisatawan selama liburan dengan aman.
Fitur di Aplikasi T~e~lusur

Informasi yang disajikan dalam aplikasi Tlusur berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan dan destinasi wisata. Aplikasi buatan Indonesia ini juga memberikan data yang akurat seputar jumlah kunjungan, dan kapasitas pengunjung di destinasi wisata.

Rekomendasi informasi dari aplikasi Tlusur dapat dijadikan acuan untuk mencegah terjadinya lonjakan pengunjung atau kerumunan di suatu destinasi. Lebih lanjut, aplikasi Tlusur juga dapat memantau tingkat okupansi hotel, restoran, hingga resor di destinasi wisata.

Aplikasi Tlusur mampu digunakan untuk melacak seluruh pengguna selama berlibur. Fungsi ini akan membuat keberadaan seluruh wisatawan dapat terpantau secara penuh. Artinya keberadaan aplikasi ini akan memudahkan seluruh pihak melakukan tracking dan tracing penderita COVID-19. Dengan cara register aplikasi, maka keberadaan wisatawan dapat dengan mudah dideteksi begitu juga catatan interaksinya.

Chief Executive Officer PT. FAB, Fritz Tobing mengatakan, aplikasi Tlusur juga bermanfaat untuk memberikan jaminan keamanan pada masyarakat selama berwisata. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri wisatawan dalam mengeksplorasi destinasi wisata karena merasa aman.

“Aplikasi ini konsepnya melindungi para wisatawan dengan update tracking terkini, dan membagikan berbagai informasi dari destinasi wisata yang ada di Bali,” Ungkap Fritz.

Komentar kamu?
SOURCEkemenparekraf republik indonesia
Previous articleMenparekraf Tinjau Perkembangan Pembangunan Sirkuit Mandalika NTB
Next articleKemenparekraf “Kick Off” Ajang Konferensi Internasional di 5 DSP