PSBB Total, Staycation Stop Sementara

Per Senin, 14 September mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB total. Tren staycation yang baru mulai tumbuh, terpaksa harus distop sementara.

143 views
0

WartaWisata.ID – Tren staycation alias liburan singkat tak jauh dari rumah belakangan merebak seiring dengan dilonggarkannya pembatasan sosial. Namun, tren ini tak bisa berlangsung lama. Per Senin, 14 September mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB total. Tren staycation yang baru mulai tumbuh, terpaksa harus distop sementara.

Karena semakin tingginya infeksi penularan virus korona di ibu kota, dan terancam kolaps-nya fasilitas kesehatan di rumah sakit (RS). Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Gumilar Adi, memastikan akan menghentikan sementara kampanye staycation.

Di masa PSBB transisi tren staycation menjadi favorit, terutama di kalangan anak muda. Kenaikan tren ini tampak dari tumbuhnya Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menilai, PSBB akan berdampak parah bagi sektor pariwisata. “Yang pasti lebih parah. Selama transisi kemarin, harga sudah murah, pergerakan juga sudah ada, meski terbatas,” kata Maulana seperti dikutip dari Kompas.com (11/9).

Menurut Maulana, kenaikan okupansi hotel selama masa transisi tidak signifikan. “Yang naik hanya hotel bintang tiga ke atas karena mereka makan rate hotel bintang tiga ke bawah,” katanya. Wakil Ketua Umum Assosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Budiman Ardiansjah juga menyatakan kebijakan PSBB akan memperlambat kampanye staycation.

Komentar kamu?