Jelajah dan Uji Nyali di Koeboeran Londo Malang

Jelajah Koeboeran Londo diinisiasi Pokdarwis Kuburan Londo mengusung Urban Legend yang mengajak kalian Menyingkap Tabir Sejarah yang Terkubur di kompleks Tempat Pemakaman Umum Sukun.

179 views
0

WartaWisata.ID – Kalian yang ingin menggali lebih dalam terkait sejarah bisa menikmati Dark Tourism. Jelajah Koeboeran Londo diinisiasi Pokdarwis Kuburan Londo mengusung Urban Legend yang mengajak kalian Menyingkap Tabir Sejarah yang Terkubur di kompleks Tempat Pemakaman Umum Sukun.

TPU Sukun berada di Kecamatan Sukun tepatnya 2,7 km dari Alun-alun Kota Malang. Lokasinya yang strategis tentu memudahkan kalian untuk berwisata sejarah ke sini. TPU Sukun sering disebut dengan kuburan londo oleh masyarakat Malang. Makam seluas 12 hektar ini sudah ada sejak era kolonial sekitar tahun 1919. Sehingga begitu memasuki area ini, gravitasi misteri sekaligus mistias akan terasa begitu kental.

Tampak depan pemakaman suasana sudah terasa mistis dengan adanya gerbang kokoh yang menjulang tinggi. Pintu gerbang rancangan Herman Thomas Carsten tersebut bertuliskan Europese Begraafplaats Seokoen Te Malang. Pintu gerbang Kuburan Londo terbilang cukup besar, karena pada zaman terdahulu, orang yang akan memakamkan keluarganya di kuburan tersebut menggunakan kereta jenazah yang berukuran cukup besar.

Pada beberapa makam, terdapat dacth atau cungkup untuk melindungi makam agar tidak rusak. Batu nisan di TPU ini terbuat dari batu-batuan langka yang berharga. Makam Belanda biasanya ada kaitan untuk tirai, tempatnya luas dan bagus tergantung keluarganya. Pada area Kuburan Londo ini ada 2 bunker yang berisikan 900 mayat. Lalu terdapat kompleks makam Pastoran yang setiap tahun tanggal 4 November ada misa arwah sebagai penghormatan.

Hal yang tidak kalah menarik dari Kuburan Londo ini adalah Tugu Jepang. Tugu tersebut merupakan pemakaman masal warga Jepang yang tinggal di Malang baik sipil maupun tentara. Tugu ini terbuat dari marmer Tulungagung. Hal unik dari tugu tersebut adalah terdapat lubang kecil untuk tempat sake.

Selain menjadi pemakaman orang Belanda pada jaman dulu, pada Kuburan Londo juga terdapat makam tokoh-tokoh penting. Mulai dari makam Pieter A Allaris, tokoh Freemason di Kota Malang yang meninggal pada tahun 1941. Makam Pastor Joseph Wang CDD pendiri Sekolah Katolik Kolese Santo Yusup atau yang sering disebut Hwa Ind. Makam Wongso Indrajit mantan petinju juara WBC Internasional pada era 80an.

Tidak hanya itu, kalian juga dapat menemukan Makam G. Chr. Renardel De Lavallete pendiri salah satu rumah sakit tertua di Kota Malang, RS Lavallete bersebelahan bersama istrinya, pendiri Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Johannes Emde hingga makam Madam Dollira Chavid, pendiri lokalisasi terbesar Asia Tenggara Dolly yang bersemayam di Kuburan Londo ini.

Jelajah Koeboeran Londo dapat kalian nikmati setiap malam Jumat mulai pukul 08:00 WIB dengan membayar Rp35.000 per orang. Kalian dapat berkeliling Kuburan Londo yang dipandu langsung oleh Pokdarwis Kuburan Londo sehingga tidak perlu khawatir ketinggalan informasi sejarah yang ada di sini.

Tour ini tentu sangat cocok bagi kalian yang tertarik akan sejarah karena dapat menambah ilmu pengetahuan. Kalian yang suka memburu misteri juga sangat disarankan untuk mengunjungi kuburan ini! Bahkan bagi kalian yang ingin mencari pengalaman baru pada sisi berbeda Kota Malang, maka Kuburan Londo ini dapat menjadi pilihan yang sempurna.

Komentar kamu?