Keraton Yogyakarta Tidak Habis Dimakan Zaman

Tempat ini merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan sampai sekarang masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan.

146 views
0

WartaWisata.ID – Keraton Yogyakarta menjadi salah satu obyek wisata di provinsi DIY. Sebagian kompleks keraton juga kini dijadikan museum yang menyimpan berbagai koleksi kesultanan, termasuk berbagai cinderamata pemberian raja-raja di Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan yang semuanya bersejarah.

Tempat ini merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan sampai sekarang masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan. Meski kesultanan tersebut sudah menjadi bagian dari Republik Indonesia sejak 1950, tapi kehidupan di keraton masih menjalankan tradisi kesultanan hingga kini.

Dari segi bangunan, keraton ini disebut sebagai contoh arsitektur istana Jawa terbaik. Arsitek dari keraton Yogyakarta ini merupakan Sri Sultan Hamengkubuwono I, pendiri kesultanan Yogyakarta itu sendiri. Konon keahlian beliau dalam bidang arsitektur diakui oleh para ilmuwan Belanda zaman dahulu.

Bangunan pokok dan desain dasar tata ruang dari Keraton Yogyakarta diselesaikan tahun 1755-1756. Tapi seiring berjalannya waktu, bangunan lain ditambahkan oleh para Sultan Yogyakarta berikutnya. Nah, bentuk istana yang tampak sekarang ini, sebagian besar merupakan hasil pemugaran yang dilakukan Sultan Hamengkubuwono VIII.

Sebetulnya nggak akan sulit bagi wisatawan manapun buat mencari Keraton Yogyakarta. Berkebal google maps atau dengan bantuan warga lokal, siapapun akan sampai ke sana dengan mudah. Keraton Yogyakarta ada di tengah kota. Dekat dengan pusat keramaian jalan Malioboro.

Sebetulnya nggak akan sulit bagi wisatawan manapun buat mencari Keraton Yogyakarta. Berkebal google maps atau dengan bantuan warga lokal, siapapun akan sampai ke sana dengan mudah. Keraton Yogyakarta ada di tengah kota. Dekat dengan pusat keramaian jalan Malioboro.

Ingat bahwa meski kamu sedang berwisata, tapi tempat yang kamu datangi ini adalah kediaman keluarga Sultan dan memiliki nilai budaya yang amat dihormati. Ada aturan yang harus dipatuhi sebagai bentuk penghormatan sebagai tuan rumah.

Peraturan tersebut antara lain; dilarang berfoto membelakangi keraton, dilarang foto membelakangi para abdi dalem, dilarang menggunakan topi di area keraton, dilarang duduk di sembarang tempat, dilarang membawa benda apapun yang beroda, dilarang menyentuh benda-benda di dalam museum dan area keraton, serta harus meminta izin terlebih dahulu jika ingin mengambil foto.

Kamu harus menjadwalkan berkunjung ke Keraton Yogyakarta setidaknya sekali. Lihat sejarah kota yang sekarang jadi salah satu tujuan favorit wisatawan ini dari masa ke masa, mungkin akan membuatmu semakin cinta.

Komentar kamu?