Keraton Kasepuhan Cirebon Mulai Beroperasi

Kunjungan wisatawan masih sepi. Kelonggaran aktivitas wisata saat Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proposional langsung disambut baik Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Keraton telah membuka kembali kunjungan wisata sejak akhir Mei lalu.

212 views
0

WartaWisata.ID – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Cirebon sudah dilonggarkan dan Keraton Cirebon telah buka untuk wisatawan. Namun kunjungan wisatawan masih sepi. Kelonggaran aktivitas wisata saat Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proposional langsung disambut baik Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Keraton telah membuka kembali kunjungan wisata sejak akhir Mei lalu.

Namun, tingkat kunjungan wisata di keraton masih belum stabil. Pantauan media, tingkat kunjungan wisata di Keraton Kasepuhan masih sepi. Hanya segelintir pengunjung. “Kita buka sejak Sabtu (30/5) kemarin. Memang tak banyak, relatif sepi. Yang datang dari pelajar dan umum,” kata Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK) Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat di lansir dari detikcom di Keraton Kasepuhan, Rabu (3/6/2020).

Alexandra menyebut pada hari pertama dibuka kembalinya kunjungan wisata, tepatnya Sabtu (30/5) kemarin, jumlah pengunjungnya hanya 11 orang. Kemudian, pada Minggu (31/5) jumlah pengunjung meningkat menjadi 46 orang. Esok harinya kembali turun, hanya 27 orang. Dan, pada Selasa (2/6) kemarin hanya 26 orang.

“Pengunjung kita wajibkan mengenakan masker. Kita juga sediakan tempat cuci tangan di depan, museum dan area Dalem Agung Pakungwati,” kata Alexandra.

Alexandra tak menampik masyarakat masih mengkhawatirkan terjadinya penularan COVID-19 di tempat wisata. Pemasangan tempat cuci tangan, mewajibkan pengunjung jaga jarak dan mengenakan masker, dikatakan Alexandra, sebagai upaya antisipasi untuk mencegah terjadinya hal tersebut.

“Selain itu, kita juga mengubah jam operasional. Sekarang dari jam 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Kemudian, kita juga membatasi pemandu yang bertugas. Ya hanya yang piket saja,” kata Alexandra.

Alexandra berharap aktivitas wisata di Kota Cirebon, umumnya di Indonesia bisa kembali normal. Ia juga meminta agar masyarakat atau wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.

Komentar kamu?