Kampung Bena, Kampung Adat Bersejarah di NTT

Kampung Bena juga menyuguhkan pemandangan alam berupa gunung Ineire, yang oleh masyarakat Bena dipercayai bahwa ada Dewa Yeta digunung Ineire akan selalu melindungi kampung Bena.

100 views
0

WartaWisata.ID – Nusa Tenggara Timur (NTT) memang sangat terkenal dengan destinasi wisatanya yang mempesona dan sangat indah. Baik alamnya yang akan memanjakan mata maupun keberadaan kampung-kampung adat yang bersejarah dan mengagumkan ada di NTT.

Berkunjung ke NTT, akan terasa kurang pas jika kamu belum mendatangi Kampung Bena. Kampung yang merupakan warisan budaya dari zaman megalithikum ini terletak di Kabupaten Ngada, Flores NTT.

Untuk sampai ke Kampung Bena kamu dapat menyewa kendaraan dari daerah Bajawa, kamu akan menempuh perjalanan berjarak kurang lebih 18 km. Dalam perjalanan menuju Kampung Bena pun kamu dapat menikmati pemandangan sekitar yang masih sangat hijau dan asri.

Ketika melalui pemukiman warga, kamu juga akan menjumpai masyarakat-masyarakat yang masih tradisional yang akan tersenyum dengan ramah kearahmu.

Keindahan alam tidak hanya sampai disitu, saat kamu sudah sampai di Kampung Bena kamu akan merasakan suasana yang sangat sejuk dan dibuat takjub dengan pemandangannya. Karena letak Kampung Bena yang berada dipuncak bukit ditambah dengan pemandangan gunung serta hutan akan membuatmu sangat kagum.

Untuk masuk ke dalam area Kampung Bena, kamu tidak harus membayar harga yang sangat mahal. Cukup membayar seharga Rp 20.000 per orang, kamu diminta mengisi buku tamu dan setelah itu akan diberikan sebuah syal tenun khas Kampung Bena yang bisa kamu gunakan saat melihat-lihat Kampung Bena.

Ada 45 unit rumah adat di Kampung Bena, rumah-rumah adat tersebut sangat unik dan tersusun melingkar seperti bentuk huruf U, setiap rumah adat pun memiliki hiasan yang berbeda-beda, seperti tengkorak kepala hewan.

Selain itu, ketika kamu sedang berada di kampung Bena kamu juga akan disuguhi dengan alunan alat musik tradisional yang sedang dimainkan oleh penduduk setempat. Masyarakat Bena juga sangat ramah, mereka akan dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaanmu atau sekedar menjelaskan sedikit tentang kampung Bena.

Kamu juga bisa melihat warga kampung Bena yang sedang menenun kain-kain adat yang luar biasa cantiknya, jika ingin kamu bisa langsung membeli kain tenun yang sudah jadi untuk kenang-kenangan yang bisa kamu bawa pulang.

Di sana juga banyak tempat yang unik dan menarik untuk kamu jadikan spot foto, seperti pada bagian tengah Kampung Bena terdapat bangunan yang dibentuk dari bebatuan dengan beratap serat ijuk.

Kampung Bena juga menyuguhkan pemandangan alam berupa gunung Ineire, yang oleh masyarakat Bena dipercayai bahwa ada Dewa Yeta digunung Ineire akan selalu melindungi kampung Bena. Gunung Ineire yang terlihat tegak nun megah itu memang nampak seakan-akan mengelilingi Kampung Bena dan melindungi kampung Bena dengan pepohonannya.

Bukan hanya menarik perhatian wisatawan lokal, Kampung Bena juga banyak didatangi oleh wisatawan manca negara yang tentunya sangat penasaran dan tertarik untuk melihat langsung keindahan warisan budaya milik Indonesia ini.

Bagi kamu yang sangat suka berwisata dan ingin mengetahui warisan budaya dari zaman megalithikum, selepas pandemi COVID-19, segera siapkan dirimu untuk mengunjungi kampung Bena ini. Jangan lupa untuk selalu menghargai adat dan budaya serta menjaga kebersihan ya teman-teman.

 

Komentar kamu?