3 Tempat Wisata yang Tersembunyi di Jawa Tengah

Namun segera setelah wabah itu surut, puaskan kerinduan denan mengunjungi tempat-otempat wisata favoritmu.

160 views
0

WartaWisata.ID – Siapa yang rindu melihat hijaunya pepohonan, segarnya udara dan suara gemercik air? Namun keinginan bertamasya terpaksa harus ditahan dulu lantaran pandemi virus corona yang tengah melanda dunia.

Namun segera setelah wabah itu surut, puaskan kerinduan denan mengunjungi tempat-otempat wisata favoritmu. Buat yangi ingin mengunjungi Jawa Tengah, 3 tempat bisa jadi pertimbangan.

Museum Tosan Aji

Bagi yang suka dengan wisata sejarah, jangan lewatkan berkunjung ke Museum Tosan Aji yang ada di Kecamatan Kutoarjo ini. Museum ini adalah tempat khusus yang memamerkan satu macam koleksi, yaitu keris atau Tosan Aji.

Tosan Aji adalah satu hasil budaya yang nenek moyang kita wariskan untuk dijadikan identitas budaya Indonesia. Museum ini tidak lagi hanya memamerkan Tosan Aji, tapi pengunjung pun akan dapat menikmati variasi pameran barang cagar budaya masa prasejarah.

Kurang lebih 1000 bilah yang dipunyai museum ini, termasuk dari Cundrik Granggang, tombak, keris, kudi/kujang, serta pedang. Semuanya itu dikumpulkan dari masa Kerajaan Majapahit serta Pajajaran sampai sekarang.

Pantai Jatimalang

Pantai Jatimalang adalah salah satu pantai di Purworejo dengan pasir yang warnanya coklat atau hitam. Dari pusat Kota Purworejo, kamu hanya akan menempuh jarak 18 kilometer saja dan bisa dijangkau secara mudah dengan kendaraan roda empat sekalipun.

Para wisatawan yang datang ke sini akan dijamin termanjakan dengan segala fasilitas yang tersedia di pantai ini. Di pantai itu ada pemandian air tawar yang didesain dengan terpal yang warnanya bervariasi. Ada ATV yang juga bisa dikendarai untuk menyusuri pantai

Fasilitas lainnya antara lain adalah penginapan serta toilet. Sementara itu beragam kuliner menggiurkan juga bisa dinikmati di area pantai ini.

Curug Muncar

Masih di Purworejo, adawisata alam berupa curug yang wajib kamu datangi. Daya tarik utama tempat ini sudah jelas air terjunnya dengan tinggi mencapai 900 meter dari atas permukaan laut.

Untuk menuju ke kawasan ini, para wisatawan harus siap dengan aktivitas trekking yang bisa dilakukan selama sekitar setengah jam.

Rute trekking tersebut didominasi tanjakan. Namun alam yang asri serta udara yang sejuk membuat lelah tidak terasa. Apa lagi ketika sudah tiba, air yang sejik sudah menanti.

Komentar kamu?