Tempat Wisata Banyuwangi yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

Banyuwangi di Jawa Timur memiliki daya tarik keagamaan dan sejarah yang tidak boleh dilewatkan oleh wisatawan.

483 views
0

WartaWisata.ID – Provinsi Jawa Timur memiliki daya tarik wisata yang layak dikunjungi bersama keluarga. Menyimpan beragam kekayaan alam, peninggalan sejarah dan kuliner membuat pesona Jatim menjadi sorotan wisatawan. Salah satunya Kabupaten di ujung timur pulau Jawa, yakni Banyuwangi.

Banyuwangi di Jawa Timur memiliki daya tarik keagamaan dan sejarah yang tidak boleh dilewatkan oleh wisatawan.

Namun, jika Anda hanya memiliki waktu terbatas untuk menjelajahi daerah tersebut, berikut ini adalah 4 tempat yang mungkin bisa didatangi untuk singgah, seperti dilansir oleh berbagai sumber.

Pendopo Sabha Swagata Blambangan

Terletak di pusat kota, Pendopo (gazebo Jawa) Sabha Swagata Blambangan sebenarnya adalah kediaman resmi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan dibangun ratusan tahun yang lalu.

Meskipun terbuka untuk umum, ada aturan yang harus dipatuhi, seperti meminta izin masuk dari petugas di depan kediaman, memakai pakaian yang pantas ketika mengunjungi dan mengisi buku tamu. Para petugas akan meminjamkan kain batik untuk wisatawan yang mengenakan celana pendek.

Pengunjung akan dipandu oleh petugas Badan Kepegawaian (Satpol PP) mengelilingi sekitar tempat tinggal. Ada pendopo besar di halaman depan dan ruang terbuka di halaman belakang di mana bupati biasanya menyambut tamunya.

Tempat ini juga memiliki “Teletubbies Hill” atau sebuah bukit kecil untuk para tamu nikmati. Jika Anda beruntung, Anda bisa bertemu dengan bupati di sini.

Masjid Agung Baiturrahman

Masjid Agung Baiturrahman terletak di samping Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Merupakan masjid tertua dan terbesar di Banyuwangi dan dapat menampung 5.000 orang.

Dibangun pada masa bupati pertama Banyuwangi, Mas Alit, pada tahun 1772.

Setiap sudut masjid Agung dipenuhi dengan kaligrafi dan motif unik Banyuwangi, Gajah Uling.

Ada 11 kubah di masjid ini dan kubah utama dapat digeser, memungkinkan pengunjung untuk melihat langit dari dalam masjid.

Selain itu, ada juga Quran raksasa yang selalu digunakan untuk tadarus (studi mendalam Al-Quran) setiap bulan Ramadhan. Taman Sritanjung tersedia bagi pengunjung untuk duduk santai dan membeli makanan.

Kali Lo

Kali Lo, atau Loh Kanti, adalah nama sungai yang membelah kota Banyuwangi. Kota ini terletak di belakang Masjid Agung Baiturrahman.

Ada tempat selfie dengan latar belakang bangunan berwarna-warni di tepi sungai. Pemerintah setempat juga membangun jembatan kecil bagi pengunjung untuk menyeberangi sungai.

Kelenteng Ho Tong Bio

Kelenteng (Kuil Cina) Ho Tong Bio terletak di Jl. Ikan Gurami di tengah desa di kecamatan Karangrejo.

Kelenteng ini adalah tempat doa tertua untuk penganut Konfusius di Jawa Timur dan Bali saat dibangun pada tahun 1784.

Meskipun kuil ini dibakar pada tahun 2014, kuil ini telah direnovasi.

Komentar kamu?