Uniknya Masjid Agung Palembang dengan Perpaduan Tiga Budaya

Wisata religi di Palembang memiliki sejarah panjang dan makna mendalam sebagai hasil dari asimilasi budaya seperti Masjid Agung Palembang.

214 views
0

WartaWisata.ID – Palembang memang cukup terkenal dengan kuliner dan sejarahnya. Selain itu, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini juga menyimpan wisaya religi yang wajib dikunjungi.

Wisata religi di Palembang memiliki sejarah panjang dan makna mendalam sebagai hasil dari asimilasi budaya seperti Masjid Agung Palembang.

Masjid itu berdiri sejak 1738, dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo. Mengusung konsep bangunan dengan perpaduan tiga kebudayaan menjadi satu.

Kebudayaan yang dimaksud yaitu Indonesia, Tiongkok dan Eropa. Masjid tersebut pun sudah mengalami beberapa kali perbaikan di beberapa sisi, tetapi tidak menghilangkan ciri khas yang ada.

Keunikan lainnya ada pada ujung menara masjid yang berbentuk seperti kerucut tumpeng. Maknanya adalah berbentuk seperti gunung itu artinya hubungan manusia dengan tuhan, alamnya dan sesama manusia.

Sementara bagian dalam masjid dipenuhi hiasan berlapis emas. Kegiatan di Masjid Agung Palembang juga sangat intensif dilakukan mulai salat rawatib lima waktu, pembacaan kitab kuning, hingga dakwah.

Kotak amal masjid juga menarik perhatian karena terbiolang unik. Pasalnya, kotak amal tersebut menggunakan kotak pos tahun 1911.

Sejarahnya, pada saat penjajahan Belanda, kotak amal ditaruh di halaman masjid. Kotak amal itu berasal dari Belanda dan dibuat pada tahun yang sama.

Masjid Agung Palembang berada di Jalan Jenderal Sudirman, 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

 

Komentar kamu?