Melihat Panorama Samudra Dari Pantai Karapyak

Menjadi salah satu desnitasi wisata yang dikelola pemerintah daerah, Pantai Karapyak menyuguhkan panorama alam khas pantai yang memesona.

177 views
0

WartaWisata.ID – Pantai satu ini memang tidak sepopuler Pantai Pangandaran. Namun, jarang ada orang yang tahun bahwa pantai ini memiliki sederet daya tarik yang memukau. Dialah Pantai Karapyak, sebuah destinasi wisata yang terletak di Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Menjadi salah satu desnitasi wisata yang dikelola pemerintah daerah, Pantai Karapyak menyuguhkan panorama alam khas pantai yang memesona.

Sejauh ini, baik sebelum dan setelah COVID-19 merebak di Indonesia, pantai itu memang cenderung sepi dari aktivitas wisatawan. Pantai ini justru lebih banyak dikunjungi warga lokal.

Maka itu, Pantai Karapyak berpotensi menjadi destinasi wisata favorit untuk dikunjungi traveler penikmat suasana sepi. Bagaimana tidak, toh Anda bisa bersantai memandang lepas samudera sambil menikmati udara pantai yang segar.

Apa saja sih yang menarik di pantai Karapyak? yuk kita simak beberapa kelebihannya.

Berpasir putih dengan hamparan terumbu karang

Pantai Karapyak menawarkan suasananya yang masih sangat alami. Uniknya, Karapyak punya pasir berwarna putih dengan tekstur bulir pasir yang besar sehingga berbeda dengan pasir pantai pada umumnya. Jika bermain pasir di sana, dengan mudah pengunjung dapat menemukam beragam cangkang-cangkang kerang dan biota lautnya yam berwarna-warni.

Hamparan terumbu karang menjadi pemandangan indah saat air laut surut di sore hari. Pengunjung bisa melihat berbagai biota laut layaknya melihat akuarium raksasa. Kolam-kolam kecil berongga yang terbentuk secara alami dari terumbu karang menjadi rumah bagi beragam jenis ikan dan biota laut lainnya.

Berbatasan langsung dengan pulau Nusakambangan

Dengan mata telanjang, pengunjung bisa langsung melihat pulau Nusakambangan yang berada di seberang pantai. Dipisahkan oleh Sagara Anakan yang merupakan muara sungai Citanduy sebagai batas wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Tidak banyak aktivitas warga maupun wisatawan di pantai ini, sehingga sangat cocok bagi penyuka ketenangan. Selain pulau Nusakambangan, kawasan Cagar Alam Pangandaran juga terlihat sangat jelas di sisi kiri dan kanan pantai ini.

Pemandangan laut yang diapit pulau Nusakambangan dan kawasan Cagar Alam Pangandaran sangat indah saat matahari terbit dan terbenam.

Vegetasi alami di Pantai Karapyak masih sangat terjaga

Sedikitnya wisatawan yang berkunjung membuat banyak hal di Pantai Karapyak tidak tersentuh tangan-tangan usil. Misalnya, pohon-pohon besar khas tanaman pantai seperti katapang, nyamplung, dan pandan banyak ditemukan di tepian pantai. Pohon-pohon itu jitu menjadi peneduh alami yang membuat suasa pantai lebih sejuk dan nyaman.

Bagi penyuka fotografi, pantai Karapyak ini juga bisa menjadi referensi lokasi berburu landscape. Tapi, perlu dicatat, Pantai Karapyak tidak bisa digunakan untuk aktivitas berenang, sehingga fotografer jangan berharap menemukan suasana orang berenang di sana.

Di pantai Karayak juga terdapat bentangan tebing-tebing terjal yang menjadi benteng pelindung dari hempasan ombak laut samudera. Dari atas perbukitan, indahnya pemandangan alam sangat memanjakan mata. Sensasi hembusan angin pantai akan sangat terasa lebih kencang seperti berada di tengah lautan.

Akses jalan mudah ditempuh

Pantai Karapyak berlokasi sekitar 10 kilometer sebelum Pantai Pangandaran, tepatnya di Jalan Raya Pangandaran-Banjar. Untuk menuju ke sana, pengunjung tinggal mengambil arah kiri dari pertigaan Kantor Desa Emplak, menuju Desa Bagolo.

Sejauh ini, fasilitas untuk menginap di pantai Karapyak belum lengkap. Hanya ada beberapa penginapan kecil berupa pondok wisata serta satu lokasi glamorous camping (glamping), yang merupakan tempat menginap dengan konsep berkemah.

 

Komentar kamu?