Tempat Wisata yang Dilewati Oleh Tol Jakarta – Surabaya

Jalur tol Jakarta-Surabaya sepanjang 759 km yang selesai dibangun pada 2018 lalu ini juga menawarkan berbagai akses wisata ke beberapa lokasi terdekat yang ada di setiap kabupaten/kota.

182 views
0

WartaWisata.ID – Apa yang akan kamu lakukan setelah pandemi COVID-19 berakhir? Mengapa tidak ‘balas dendam’ dngan melibas tol Jakarta-Surabaya setelah beberapa waku lalamanya hanya dian di rumah.

Jalur tol Jakarta-Surabaya sepanjang 759 km yang selesai dibangun pada 2018 lalu ini juga menawarkan berbagai akses wisata ke beberapa lokasi terdekat yang ada di setiap kabupaten/kota. Bahkan Anda bisa melakukan “one day tour” atau berwisata satu hari di sepanjang jalur tol tersebut.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini tempat-tempat wisata terdekat yang berada dekat dengan ruas tol Trans Jawa. Apa saja?

Keraton Kasepuhan Cirebon

Keraton Kasepuhan adalah kerajaan Islam tempat para pendiri Cirebon bertahta. Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yaitu kereta Singa Barong yang merupakan kereta kencana Sunan Gunung Jati. Kereta tersebut saat ini hanya dikeluarkan pada tiap 1 Syawal untuk dimandikan.

Untuk menuju Keraton Kasepuhan, Kamu bisa keluar di pintu tol Cirebon di tol Palikanci. Tak jauh dari Palikanci juga ada wisata batik Trusmi. Jasa Marga menyediakan rambu khusus wisata di tol Palikanci.

Pemandian Guci Tegal

Wisata Guci terkenal dengan pemandian air panasnya. Obyek wisata ini terletak di Desa Guci Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

Air yang mengalir dari pancuran-pancuran di obyek wisata ini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit seperti rematik serta penyakit kulit lainnya, khususnya Pemandian Pancuran 13 yang memiliki pancuran berjumlah tiga belas buah.

Untuk menuju Guci, Kamu bisa keluar di pintu tol Tegal, lalu menuju ke arah selatan sekitar 40 kilometer. Di daerah ini terkenal dengan sate kambing muda.

Lawang Sewu Semarang

Lawang Sewu merupakan salah satu gedung paling kuno di Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api. Di gedung ini pernah terjadi pertempuran hebat antara Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Disebut Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun jumlah pintunya tak mencapai seribu.

Untuk menuju Lawang Sewu yang erletak di bundaran Tugu Muda, Anda bisa keluar di pintu tol Krapyak. Tak jauh dari Lawang Sewu, ada Simpang Lima dan Kota Lama Semarang yang memproduksi batik Semarang.

De Tjolomadoe Surakarta

Dulu De Tjolomadoe bernama Pabrik Gula Colomadu. Pabrik gula ini didirikan pada 1861 di Karanganyar oleh Mangkunegaran IV. Pada1928, pabrik ini mengalami perluasan area lahan tebu dan perombakan arsitektur. Tapi sekitar 20 tahun lalu pabrik ini berhenti beroperasi. Pemerintah merekronstruksi tempat itu dengan mencari blue print PG Colomadu hingga ke Leiden, Belanda.

De Tjolomadoe terletak di Jalan Adi Sucipto, sekitar 10 menit dari Bandara Adi Soemarmo. Atau bagi pengguna tol Solo-Kertosono bisa keluar di pintu Bandara Adi Soemarmo.

Komentar kamu?