Destinasi Kampung Batik Laweyan, Ikon Batik Kota Solo

Walau disisipkan nama kampung, pada dasarnya Laweyan ialah sebuah kecamatan di barat kota Solo

379 views
0

WartaWisata.ID – Sesuai namanya, tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai batik. Bagaimana tidak, kampung ini telah jadi ikon batik Solo sejak abad ke-19, bertepatan dengan dibentuknya Sarikat Dagang Islam (SDI).

Walau disisipkan nama kampung, pada dasarnya Laweyan ialah sebuah kecamatan di barat kota Solo. Penamaan tak lepas dari banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai pembuat batik sejak 1546. Nama Laweyan sendiri berasal dari bahasa Jawa “lawe” yang berarti benang.

Melansir situs resmi Wonderful Solo, Senin, 24 Februari 2020, saat berwisata di Kampung Batik Laweyan, Anda akan menemukan sekitar 70 toko yang menjajakan beraneka ragam produk batik, mulai dari baju hingga cendera mata. Karena dibuat secara tradisional, banyak batik berkualitas dengan motif yang berbeda.

Sebagai pusat batik, destinasi ini pun menawarkan paket lengkap bagi para pengunjung yang singgah. Selain belanja, Anda juga bisa belajar membatik dan mengetahui budaya, serta sejarah batik.

Wisata edukasi yang Anda dapatkan berupa pelatihan singkat mengenai kewirausahaan kerajinan batik di beberapa rumah produksi yang disediakan, seperti Batik Cempaka, Batik Mahkota Laweyan, Batik Puspa Kencana, Batik Putra Laweyan, dan Batik Merak Manis.

Selain itu, Anda pun bisa turun tangan mencoba menggambar batik, mulai dari kain nori kosong hingga menjasi selembar batik. Bagi Anda yang membawa buah hati, momen seperti ini jadi hal yang menyenangkan untuk meningkatkan daya kreativitas anak dengan menggambar batik buatan mereka sendiri.

Tak hanya belajar membatik, di sini Anda pun bisa menikmati arsitektur menawan berupa dinding tinggi dan gang-gang sempit yang merupakan ciri khas kampung batik ini.

Saat memasuki Kampung Laweyan, Anda akan melihat rumah-rumah pedagang yang dipengaruhi arsitektur Jawa, Eropa, Tiongkok, dan Islam. Bangunan mewah ini jadi karakter kejayaan saudagar batik pada zaman dulu.

Sebagai lokasi wisata, kampung batik ini menawarkan sarana yang cukup lengkap, seperti hotel dan homestay, restoran, Pusat Pelatihan Budaya Jawa, pasar, koperasi, Laweyan Batik Training Centre, dan masjid.

Anda pun akan menemukan aneka kuliner khas Solo, di antaranya kue ledre dan apem. Sambil menyantap makanan, Anda bisa berbincang santai di wedangan atau angkringan.

Komentar kamu?