Melihat Potensi Alam dan Budaya Madura Sebagai Destinasi Wisata

Masih ada Madura di Jawa Timur dengan potensi alam dan budaya yang menjadi daya tarik utama para wisatawan

187 views
0

WartaWisata.ID – Bali bukanlah satu-satunya pulau pesisir yang punya pantai indah. Masih ada Madura di Jawa Timur dengan potensi alam dan budaya yang menjadi daya tarik utama para wisatawan.

“Madura ini sangat kompleks, bisa membuka wawasan baru untuk dinikmati,” kata Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), kepada awak media.

Madura sudah aman dari bahaya begal

Madura dikenal cukup rawan bagi wisatawan, karena maraknya kasus begal. Namun, bupati Bangkalan menjamin hal tersebut sudah tidak lagi terjadi.

“Selama dua tahun terakhir, kami rutin berkoordinasi dengan Polres Bangkalan. Saya jamin sudah tidak ada lagi hal seperti itu,” kata Ra Latif.

General Manager Hotel Majapahit Surabaya pun meyakinkan hal tersebut. Dia merasa aman dan nyaman saat menikmati keindahan Pulau Garam.

“Banyak orang bilang kalau Madura bahaya, banyak mafia. Nyatanya, saya ke sana aman-aman saja, orangnya juga ramah,” ucap Alessandro Migliore.

Madura punya daya tarik menarik bagi wisatawan

Madura, khususnya Bangkalan, punya potensi menarik untuk dikunjungi. Mulai dari kekayaan kuliner, budaya, adat, event, hingga alamnya tak kalah dari kawasan wisata lainnya di Jawa Timur.

“Orang sudah tahu Bali, mereka juga harus tahu mengenai Madura. Banyak pantai indah juga di sini,” tutur General Manager Grand Mercure Surabaya City Rachmad Suwardi.

Madura punya pulau dengan kadar oksigen tertinggi nomor dua di dunia, yakni Gili Iyang di Dungkek, Sumenep. Berdasarkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), kandungan oksigennya sekitar 3,4 hingga 4,8 persen di atas batas normal.

Batik tulis juga masih menjadi salah satu cenderamata terpopuler. “Kami punya batik gentongan yang lama produksinya bisa hingga setahun. Paling cepat sekitar tiga bulanan,” tutur Ra Latif.

Proses membuatnya yang masih tradisional menjadikannya sebagai sebuah maha karya bernilai tinggi. “Harganya memang relatif mahal dibandingkan batik khas Madura lainnya,” katanya.

Karapan sapi masih jadi event andalan 2020

Karapan sapi merupakan pertandingan adu cepat dengan panjang lintasan sekitar 250 meter. Event tahunan ini selalu sukses mendatangkan wisatawan lokal hingga asing.

“Tahun ini kami akan berusaha mengadakannya kembali di Bangkalan, secara infrastruktur kami sudah siap. Ini akan menjadi kampanye kami terhadap para wisatawan dan mereka bisa menikmati kuliner di Bangkalan,” ujar Ra Latif.

Tahun lalu, Lapangan Kerap R.P. Moh Noer SKEP, Kabupaten Bangkalan, menjadi lokasi grand final “Karapan Sapi Piala Presiden 2019”.

Madura butuh hotel sebagai daya tarik tambahan untuk wisatawan

Berdasarkan data terbaru dari dinas kebudayaan dan pariwisata Jawa Timur, hotel bintang di Jawa Timur ada sekitar 1.300. Sayangnya, belum ada satu pun berlokasi di Madura.

“Di Madura memang belum ada hotel bintang, adanya hotel melati dan guest house saja,” kata Ra Latif.

Menurut dia, sudah banyak wisatawan yang mengeluh tentang sulitnya menemukan hotel bintang di Madura. Dia berharap, sebagai gerbang awal Madura, Bangkalan punya satu hotel berbintang.

Kehadiran hotel berbintang akan membuat Madura semakin menarik di mata wisatawan. Ia berkomitmen akan menyiapkan lahan dan mempermudah perizinan.

“Minimal hotel bintang tiga, kalau di bawah itu lebih baik kami meningkatkan kualitas guest house saja,” ucap Ra Latif.

Kalau menurut kamu, gimana potensi wisata di Madura, nih? Hal apa yang membuatmu pengin datang ke sini?

 

Komentar kamu?