Rencana Tempat Wisata Malioboro Mulai Maret 2020 akan Bebas Rokok

Rencana dari Pemerintah Kota Yogyakarta ini disambut baik banyak pihak, termasuk Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

276 views
0

WartaWisata.ID – Mulai Maret 2020, Malioboro, Yogyakarta akan menjadi kawasan tanpa rokok. Rencana dari Pemerintah Kota Yogyakarta ini disambut baik banyak pihak, termasuk Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menurut Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, kebijakan ini berarti Yogyakarta menghormati setiap orang yang berkunjung ke Malioboro.

“Menghormati semua orang baik yang perokok maupun yang tidak merokok, (mereka) itu punya hak yang samam,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. “Kualitas udara akan menjadi semakin bersih, puntung rokok juga tidak akan berceceran di mana-mana,” lanjutnya.

Menurutnya, hal ini juga berkaitan dengan kebersihan di Malioboro. Jika nantinya rencana ini jadi diterapkan, wisatawan akan bertambah senang berkunjung ke Malioboro. “Kalau destinasi semakin bersih, makin seger udaranya kan, wisatawan jadi tambah senang ke sini,” tambahnya. Singgih menambahkan, Pemkot Yogyakarta telah melakukan survei di beberapa tempat terkait contoh kawasan tanpa rokok, baik di kota maupun negara lain.

Selain itu ia menambahkan, kawasan tanpa rokok di Malioboro bukan berarti area tersebut benar-benar tidak boleh digunakan untuk merokok. “Orang merokok itu (nanti) diatur, jadi tidak boleh sembarangan, misalnya, sambil jalan merokok gitu, mungkin nanti enggak boleh,” jelasnya. Lanjutnya, sebelum hal itu diterapkan, infrastruktur harus sudah dibangun. Salah satu infrastruktur yang akan diusulkannya, yaitu tempat khusus merokok.

“Harus ada tempat-tempatnya, disediakan untuk para perokok untuk merokok di situ, supaya orang-orang yang tidak merokok itu tidak terganggu,” kata Singgih. “Ya, umpamanya seperti di mal, atau hotel-hotel, restoran itu kan sudah ada area khusus merokok. Sementara yang di Malioboro di jalan pedestriannya ini kan pasti akan ada seperti itu” lanjutnya.

Ia melihat kawasan tanpa rokok ini akan tampak seperti jalan-jalan di Singapura dan Jepang. Namun, diakuinya hingga kini belum ada obrolan lebih lanjut antara Pemkot Yogyakarta dan Dinas Pariwisata DIY terkait rencana Maret 2020 Malioboro kawasan tanpa rokok.

Komentar kamu?