Pesona Wisata Bahari Gosong Senggora Kalteng

Pemkab Kobar berkomitmen untuk terus menjaga kawasan ini serta mengembangkannya agar memberi manfaat bagi masyarakat, terutama melalui bidang pariwisata.

828 views
0

WartaWisata.ID – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak sebatas hutan tropis luas yang masih terjaga, kabupaten seluas 10.759 km² juga memiliki kawasan bahari yang potensial, salah satunya ialah Gosong Senggora.

Tidak hanya hamparan pasir putihnya, di gugusan pulau kecil ini, kita bisa melihat keindahan alam bawah laut mulai dari terumbu karang, rumput laut, padang lamun serta fauna yang dilindungi seperti penyu. Keberadaan padang lamun juga dipercaya sebagai habitat alami dugong atau duyung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar juga terus memetakan potensi yang ada di wilayah ini sebagai salah satu destinasi wisata. Salah satunya melalui ialah kunjungan yang dipimpin oleh Bupati Kobar Nurhidayah, Minggu (29/12) dengan didampingi jajarannya, Nurhidayah menumpang kapal motor (KM) Damaru menuju lokasi dari pelabuhan KSOP Kumai.

Pemkab Kobar berkomitmen untuk terus menjaga kawasan ini serta mengembangkannya agar memberi manfaat bagi masyarakat, terutama melalui bidang pariwisata. Kawasan inipun telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi melalui Keputusan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 24/Kepmen-Kp/2019.

“Pemerintah telah menetapkan perairan Gosong Senggora, Gosong Sepagar, Gosong Baras Basah, Teluk Bogam sampai Tanjung Keluang, dan Perairan Sekitarnya sebagai kawasan konservasi,” ujar Nurhidayah.

Penetapan kawasan ini, lanjut Nurhidayah, sebagai kawasan konservasi dalam rangka melindungi, memanfaatkan potensi perikanan, dan melestarikan adanya habitat penting, ikan ekonomis penting dan spesies yang dilindungi, seperti terumbu karang dan lamun, dugong, penyu, teripang, lola, dan kima.

“Selain itu perairan Gosong Senggora, Gosong Sepagar, Gosong Baras Basah, Teluk Bogam sampai Tanjung Keluang, dan perairan sekitarnya berpeluang besar untuk menunjang pengembangan wisata perairan yang berkelanjutan,” tandasnya.

Nurhidayah mengatakan bahwa keindahan Gosong Senggora harus dapat dinikmati dan memberi manfaat bagi masyarakat. “Saya mengundang masyarakat untuk dapat mengekplore dan dapat lebih mengenal dan mengunjungi wisata-wisata yang ada di Kotawaringin Barat, Gosong Senggora ini salah satunya,” ajak Nurhidayah.

Menuju kawasan Gosong Senggora ini, dibutuhkan kurang lebih 1,5 jam perjalanan dengan menggunakan speedboat, atau 3 jam perjalanan dengan menggunakan perahu nelayan dari pelabuhan Kumai.

Waktu yang baik untuk bersiwata ke Gosong Senggora menurut para guide di sekitar lokasi, adalah bulan Juli dan Agustus karena angin dan ombak tidak begitu kencang, sehingga wisatawan dapat leluasa menikmati keindahan kawasan wisata bahari ini.

Komentar kamu?