Kuliner Legendaris di Yogyakarta, Yangko

Kuliner khas Yogyakarta ini juga sering jadi santapan khusus untuk para raja, pada masanya

716 views
0

WartaWisata.ID – Yangko merupakan salah satu makanan tradisional khas Yogyakarta yang terbuat dari tepung ketan. Yangko memiliki bahan dasar dan rasa yang hampir mirip dengan kue mochi asal Jepang.

Hanya yang membedakan ialah mochi berbentuk bulat dan memiliki tekstur lembek dan kenyal. Berbeda dengan yangko yang berbentuk kotak dengan tekstur sedikit padat namun tetap kenyal.

Yangko rupanya sudah ada sejak zaman kerajaan. Dahulu, Kotagede merupakan ibukota Kerajaan Mataram Islam. Di kota inilah sejarah yangko bermula. Saat itu, yangko dikenal sebagai makanan raja-raja atau para priyayi.

Bahkan Pangeran Diponegoro sering menjadikan yangko sebagai bekal ketika berperang karena dapat bertahan lama.
Sementara itu nama yangko diyakini berasal dari kata kiyangko. Dalam pelafalan lidah orang Jawa, kata itu kemudian diucapkan menjadi yangko.

Konon, orang yang pertama kali mengenalkannya adalah Mbah Ireng. Meskipun Mbah Ireng sudah membuat yangko sejak tahun 1921, yangko baru mulai dikenal luas oleh masyarakat pada tahun 1939.

Makanan tersebut kemudian terus dikembangkan dan banyak orang mulai membuatnya. Proses pembuatan yangko ternyata membutuhkan waktu yang lama dan ketelatenan. Pertama-tama beras ketan dikukus lalu di jemur hingga kering. Lalu beras ketan tersebut digoreng tanpa minyak dan ditumbuk untuk jadikan seperti tepung.

Setelah itu masak air gula dan campurkan tepung tersebut secara perlahan. Lalu masukan juga rasa yang diinginkan dan setelah matang adonan didinginkan. Setelah adonan dingin, lalu dipotong dalam bentuk kotak dan dibaluri tepung terigu. Selanjutnya dikemas menggunakan kertas minyak.

Pada awalnya, kue yang rasanya manis ini hanya berisi campuran kacang dan gula. Namun kini yangko sudah dibuat dengan berbagai varian rasa, seperti strawberry, nanas, durian, dan lain sebagainya. Selain memiliki rasa yang manis, yangko juga memiliki aroma yang wangi, sehingga dapat menggugah selera untuk disantap.

Selain itu teksturnya yang kenyal dan lembut di mulut membuat kita serasa tidak mau berhenti untuk menyantapnya. Walaupun yangko telah dimodifikasi dengan tambahan aneka rasa, namun tetap tidak meninggalkan ciri khasnya yang manis dan kenyal itu.

Komentar kamu?