Taman Lorentz Masuk Google Doodle, Berikut Fakta Terkait Taman Nasional Lorentz

Google menampilkan ilustrasi Lorentz lewat google doodle

249 views
0

WartaWisata.ID – Taman Nasional Lorentz sempat muncul di google doodle kemarin. Lorentz berada di Provinsi Papua, Indonesia yang merupakan warisan dunia dan diakui oleh UNESCO.

Berikut sejumlah fakta terkait Taman Nasional Lorentz:

Belum Semua Bisa Dijelajahi

Luas taman ini sekitar 2,4 juta hektare ini masih asli dan merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Saking luasnya, belum semua wilayahnya dipetakan dan dijelajahi.

Tambang dan Mineral

Kawasan Taman Nasional Lorenz memiliki memiliki persediaan mineral dan wilayah operasi pertambangan yang besar.

Diberi Nama oleh Penjelajah Belanda

Adapun Taman Nasional ini diambil dari nama serorang penjelajah asal Belanda, Hendrikus Albertus Lorentz. Dia pernah melakukan sebuah ekspedisi menjelajahi kawasan tersebut pada tahun 1909. Ekspedisinya saat itu perupakan yang ke-10 yang pernah dilakukannya pada masa itu.

Satwa Langka

Banyak satwa langka di Taman Nasional Lorenz. Sejumlah satwa endemik yang mendiami kawasan tersebut adalah burung kasuari, empat jenis megapode, 31 jenis merpati, 30 jenis kakaktua.

Adapun 13 jenis dan 20 jenis endemik lainnya seperti cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx).

Wilayah Adat

Lorentz sendiri merupakan sebuah inisiatif masyarakat untuk membentuk konservasi komunal dan ekologi warisan di sekitar Taman Nasional Loretz.

Sementara itu, di tahun 2003 WWF-Indonesia Region Sahul Papua sedang melakukan pemetaan wilayah adat dalam kawasan Taman Nasional Lorentz hingga saat ini.

Transportasi ke Taman Nasional Lorenz

Untuk sampai di tempat tersebut, dapat dijangkau melalui kota Timika ke bagian Utara kawasan menggunakan penerbangan perintis. Atau ke bagian Selatan menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sawa Erma.

Sementara itu, dari kota Wamena ke bagian selatan kawasan dapat dijangkau menggunakan mobil menuju Danau Habema, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Puncak Trikora.

Komentar kamu?