Menikmati Indahnya Air Terjun Kuta Malaka

Salah satu tempat yang menjadi rekomendasi untuk berwisata alam di Aceh adalah Air Terjun Kuta Maluka. Sebab, keasariannya mampu membius siapa saja.

491 views
0

WartaWisata.ID – Berwisata alam memang menjadi pilihan yang tepat untuk melupakan sejenak rutinitas sehari-hari. Sebab, dapat merasakan sensasi yang berbeda ketimbang menghabiskan waktu luang di perkotaaan.

Salah satu tempat yang menjadi rekomendasi untuk berwisata alam di Aceh adalah Air Terjun Kuta Maluka. Sebab, keasriannya mampu membius siapa saja.

Apalagi jika menikmati jatuhan air di lokasi tersebut akan membuat tubuh lebih fresh lagi untuk menjalani rutinitas selanjutnya.

Awalnya banyak wisatawan yang tidak berani menjadikan air terjun Kuta Malaka sebagai destinasi pilihan. Sebab, konflik berkepanjangan di Aceh yang menjadi pertimbangan keamanan.

Namun, setelah gencatan senjata antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menjadikan zona merah pertempuran tersebut sudah kondusif. Hal tersebut berdampak air terjun itu terus diserbu wisatawan.

Air terjun Kuta Malaka berdasarkan informasi yang GenPI.co himpun, memiliki ketinggian sekitar 600 mdpl (meter diatas permukaan laut). Jatuh air pun sangat eksotis di lokasi tersebut karena berbentuk bertingkat dan ke khasan alam Aceh masih tergambar jelas.

Untuk menikmati air terjun Kuta Malaka, wisatawan hanya ditarik retribusi Rp. 5.000 perorang. Akses dari pintu masuk ke lokasi air terjun pun hanya 200 meter dengan melalui 412 anak tangga.

Dipastikan rasa lelah melewati ratusan anak tangga tidak terasa. Sebab, sekaligus dapat menikmati kondisi hutan sekitar dengan udara sejuk khas pegunungan.

Sesampai di lokasi, para wisatawan pastinya tidak akan berfikir panjang untuk langsung menyapa aliran air yang sangat jernih dan dingin itu.

Bunyi-bunyi burung dan binatang dari hutan sekitar air terjun dapat memanjakan telinga. Jelas dapat sedikit melupakan bising kendaraan bagi wisatawan yang tinggal di perkotaan.

Untuk mencapai lokasi dari pusat kota Banda Aceh, para wisatawan harus menempuh cara jarak 45 kilometer. Alternatif kendaraan kendaraan paling paa bisa menggunakan sepeda motor atau mobil doubel gardan.

Sepanjang perjalan tidak perlu merasa jenuh. Sebab, pasti terbayar tuntas dengan menikmati mulai dari hijuanya persawahan sampai deretan pegunungan yang dilewati saat menuju lokasi.

Komentar kamu?