Acara Semasa di Museum BI : Masuk Museum Ogah Pulang

Ketika masuk Saya terkejut bukan main, ternyata di Acara Semasa ini ada beberapa Hal yang bisa kita lihat, antara lain :

1,317 views
0

CERITAMU – Memang sudah direncanakan hari ini mau jalan-jalan ke Museum BI dikarenakan dapet informasi di Sosmed @jktgoodguide ada acara Semasa di Museum Bank Indonesia dari tanggal 29 November – 01 Desember 2019, kurang tahu juga apa acara Semasa ini, mungkin karena pada dasarnya jiwa ini type Kepo, ga bisa lihat dan denger hal-hal terbaru, apalagi kalau yang berkaitan sama tempat-tempat wisata, baik itu Destinasi Wisata Museum dan Budaya, Wisata Alam Pegunungan, Wisata Pantai dan kepulauan di Indonesia, bawaannya jadi penasaran, ditambah lagi informasi yang didapat dari akun instagram @jktgoodguide (pingin ketemu sama mereka, meskipun diacara ini ga ketemu…bisa ga yah kapan-kapan ngobrol-ngobrol bareng sama jakarta good guide…i hope so, kalau ada yang dari Jktgoodguide baca ini follback akun IG @panduasia yah, hehehe)

Berhubung hari ini pekerjaan ngoding team di platform tour guide panduasia.com sudah selesai task nya, maka tanpa basa-basi pergilah saya mengajak seorang Web Developer yang masih muda belia, bau kencur tapi bisa ngoding (kasian kesehariannya ngoding-ngoding wae, butuh liburan sepertinya), tadinya mau jalan rombongan sama web dev lainnya, Cuma berhubung beberapa pada remote ditempat lain, satu orang jaga base camp, jadi hanya berdua lah kita jalan santuy ke Museum BI.

Perjalanan dimulai dengan naik kereta (transportasi termurah dan tercepat menuju lokasi), kurang dari satu jam sampailah kita di Museum BI ini. Masuk kedalam, antri dan beli tiket masuk dengan harga hanya Rp.5.000,-/orang.

Ketika masuk Saya terkejut bukan main, ternyata di Acara Semasa ini ada beberapa Hal yang bisa kita lihat, antara lain :

Perubahan Zaman (Pergeseran Generasi)

Lagi-lagi saya dihadapkan oleh persoalan Style penampilan seperti kejadian waktu saya menghadiri acara Kickfest XIII 2019 di Bandung , penampilan saya terlihat KOLOT, semua yang dateng di acara ini sudah seperti artis-artis Kondang yang lagi menghadiri acara Grammy Awards, keren-keren bener euy. Saya berpikir kalau yang dateng kesini aja sudah pada kaya artis, pasti ini acaranya super duper keren.

Penampilan saya bila dibandingkan dengan para pengunjung yang mayoritas Girly style wanabe (kaum hawa) serta para bodyguardnya (cowo-cowonya, entah kekasihnya, suaminya, atau pria “Friendzone” nya) sangat jauh berbeda, penampilan saya seperti Artis film layar Hitam Putih, kaya Film Charlie Chaplin atau Laurel and Hardy atau Buster keaton, penampilan Mereka seperti Film-film Zaman sekarang, seperti Artis-artis Film Korea dan Film Hollywood, seperti Alexandra Daddario, Gol Gadot, Song Hye Kye, Lee Da Hae, Ha Ji Won, Bae Suzy, Son Ye jin, Kim Tae Hee, Kim So Eun, Han Hyo Joo, Park Min Yung, dan artis-artis lainnya. Dari sini saya menyadari kalau saya sudah Tuwir, dan saya merasa seperti berada di Alam yang berbeda ketika berada di Sini

Tempat Belanja + Museum = Ramai

Sepertinya IDE acara Semasa ini menjadi hal yang Menarik, ketika kita berpikiran bahwa Museum hanyalah lokasi untuk mencari tahu berbagai macam Hal mengenai sejarah, maka yang ada dipikiran kita adalah sejarah itu bisa dilihat sambil duduk-duduk buka laptop nanya Mbah Google atau nonton Youtube mengenai Sejarah tersebut. Namun ketika Museum dipandukan dengan berbagai macam Stand belanja berbagai macam Pernak-pernak, Pakaian dan Makanan yang uptodate/ terkini dengan berbagai macam metode pembayaran elektronik (Gopay, dana, dll), BOOOM, ramai pengunjung membludak. Sepertinya kalau IDE seperti ini dijadikan model untuk menarik para generasi Milenial untuk mau berkunjung berbondong-bondong ke Museum dengan gerombolannya serta para pria “Friendzone” nya, akan menjadi hal yang perlu disambut dengan baik (To be honest, its just my opinion)

Berbagai macam pernak-pernik, Apparel, Makanan dan Minuman di Semasa ini sungguh luar biasa menarik, untuk para kaum hawa dijamin bakal happy and stay longer di tempat-tempat seperti ini, karena banyak stand yang dapat memanjakan mata, so mumpung masih ada sisa satu hari hingga esok, pastikan sobat untuk datang ke Acara Semasa Museum BI ini yah Sobat.

Museum Zaman NOW = FUTURISTIK

Kalau sobat berpikiran bahwa museum isinya hanya artefak, foto-foto jaman old, cerita-cerita jaman old, ANDA KURANG GAUL, MAENNYA KURANG JAUH, PULANGNYA KURANG MALAM, sama seperti Saya ini, hehehe.

Luar biasa, ini adalah pertama kali saya berkunjung ke Museum Bank Indonesia, dan isinya benar-benar membuat saya terkejut, Destinasi Wisata Museum ini, selain murah ternayata menyenangkan, sudah Futuristik, bahkan ada dimana kita berdiri di hadapan TV besar, dan disitu kita bisa membuat tampilan UANG dengan gambar kita foto real time kita yang berdiri dihadapannya, ditambah lagi kita bisa mengedit berbagai aksesoris tampilan kita (bisa nambahin Topi, alat-alat lainnya) dan disave serta bisa dikirim ke Kita.

Berbagai jenis mata uang sejak jaman old ada di Museum BI ini, beberapa informasi di Museum BI disajikan secara Futuristik, memukau mata, masuk kesini membuat Jiwa Masa Kecil saya bangkit kembali. Berbagai informasi disajikan pula dengan patung-patung yang sepertinya berbicara ke Kita akan perjalanan sejarah di Museum tersebut. Oh iya ketika masuk di lantai dua Museum ini kita bisa mengambil majalah gratis Bank Indonesia serta brosur Museum BI

Ogah Pulang = Nyasar didalam

Asik planga-plongo, sibuk foto sana sini (saya tidak tahu apa yang difoto sama si Web Dev, sepertinya dia sedang mengkoleksi beberapa foto artis di Hpnya, hehehe) tanpa disadari 1,5 jam saya bersama Web Dev panduasia.com didalam Museum Bank Indonesia ini , terkesima dengan berbagai informasi yang disajikan melalui berbagai media, akhirnya saya menyadari bahwa ini MUSEUM BANK INDONESIA LUAS juga dalamnya.

Mungkin kalau ga dipaging sama pihak Museum kalau para pengunjung yang membawa tas untuk segera mengambil tas nya di lokasi penitipan barang dikarenakan waktu sudah pukul 5 sore lebih, saya masih akan asyik menjelajah isi Museum Bank Indonesia ini.

Ketika Paging berlanjut sampai tiga kali, maka saya dan Web Dev memutuskan untuk back to basecamp Gubuk  Mungil Panduasia.com, bergegaslah kita mencari jalan keluar ke tempat penitipan barang. Entah mengapa, kami merasa bingung, sangking asyiknya kesana-kemari ga karuan di dalam Museum, ditambah ramainya para Artis dilokasi, membuat jiwa kita seperti Ogah Pulang dari Museum ini (Sebenernya mah karena lumayan luas ini daleman Museum BI, kita nyasar nyari petunjuk EXITnya), ada pepatah malu bertanya sesat dijalan, maka bertanya lah kami kepada seseorang yang melintas, dan entah mengapa dia pun sama nasibnya seperti kita, mau keluar tapi bingung nyari EXITnya, ahhhhh….(lupa, baru ingat pas nulis ini artikel, dapet brosur gratis yang isinya Sitemap Museum BI tapi ga dibuka)

Setelah lalu lalang sejenak karena khawatir Tas dipenitipan barang, kita kembali bertanya kepada seseorang yang sepertinya petugas di Museum BI, namun penampilannya sama seperti yang lain, bak Artis Korea (sepertinya petugas di acara Semasa). Ditunjukin lah sama petugas lokasi Exitnya, yang ternyata tertutup sama antrian panjang pengunjung ke Acara Semasa di Lantai 2. Bergegas kami mengambil tas titipan dan menuju pintu keluar

Karena terburu-buru mau balik, saya merasa berdosa tidak membelikan makanan-makanan enak yang ada didalam Museum BI ke si Web Dev yang sepertinya dia tampak lapar, mau balik ke dalam lagi ga enak, namun didepan museum ada banyak Jajanan yang bisa kita beli, pucuk dicinta ulam tiba, pas dihadapan ada penjaja makanan ROTI LIONG. Ini salah satu roti favorit saya sejak jaman OLD, rotinya tidak terlalu lembut namun cocok di lidah saya, saya suka yang rasa Susu dan Keju Spesial nya, saya beli yang susu, si web dev beli yang kacang Ijo. Roti Liong ini adalah Roti Legend yang tidak lekang ditelan Jaman, tidak ada komentar-komentar negatif mengenai Roti ini seperti halnya Bakery Jaman Now yang lagi ramai atau Viral saat ini (Ah ini kok malah ngomongin soal Roti seh..). Sekiranya ada Museum Roti saya akan mengusulkan Roti Liong ini mendapatkan penghargaan atas jasa-jasanya telah mengisi perut saya yang lapar sejak jaman SMP (lah emang saya siapa…but I LOVE YOU ROTI LIONG, MUSEUM BI I LOVE YOU 2, maafkanlah Pria Tua ini, warga Jakarta yang baru pertama kali mendatangi Mu, kapan-kapan kita berjumpa lagi yah.)

Sebenarnya ada banyak berbagai Destinasi Wisata Museum lainnya yang patut untuk dikunjungi oleh para Sobat di Jakarta, Sobat sudah pernah berkunjung kemana saja..?

Kuy cari Trip Murah melalui Pandu Asia

 

Komentar kamu?