Indahnya Air Terjun Moni Flores

Asiknya, sepanjang perjalanan kita disuguhi banyak pemandangan yang asri dan udara yang terasa sejuk. Di kiri-kanan jalan, umum ditemui perkebunan rakyat dengan berbagai macam varietas tanaman.

114 views
0

WartaWisata.ID – Air Terjun Moni terdapat di salah satu kampung kecil di Desa Koanara, Kecamatan Kelimutu, Ende, Flores. Ya, tak salah jika kita menduga wilayah ini tak jauh dari Kawasan Taman Nasional Kelimutu. Malahan memang hanya berjarak sekitar 2-3 jam saja karena air terjun Moni memang terdapat di kaki Gunung Kelimutu.

Nah, sekarang bagaimana cara kita menuju ke sana? Desa Moni bisa dicapai dari kota Ende maupun dari kota Maumere. Terbilang cukup mudah kok, karena ada bus maupun kendaraan travel baik dari Ende Maupun Maumere. Jadi jika berangkat dari Ende, tinggal naik kendaraan dengan tujuan Maumere dan begitu pula sebaliknya.

Bagi yang menempuh perjalanan dari Ende, cukup menempuh perjalanan sejauh 52 km. Sedangkan jika memulai perjalanan dari Maumere, sedikit lebih jauh yaitu sekitar 70 km. Posisi Desa Moni, memang terletak antara Ende dan Maumere walau sedikit lebih dekat ke Ende.

Asiknya, sepanjang perjalanan kita disuguhi banyak pemandangan yang asri dan udara yang terasa sejuk. Di kiri-kanan jalan, umum ditemui perkebunan rakyat dengan berbagai macam varietas tanaman. Mulai perkebunan kemiri, cengkeh, hingga coklat melalui jalan yang berliku-liku di kanan-kiri jurang yang dalam. Jalanan mulai menanjak ketika sampai di daerah Wolowaru.

Jika kalian memulai pendakian dari Wolowaru, pemandangan dari seberang bukit menunjukkan denyut kehidupan dimana beberapa petani sibuk mengurus sawah mereka. Di persimpangan jalan, terdapat tukang ojek di depan Hotel Flores Sare. Dari sana, desa kecil yang bernama Moni jaraknya sekitar 52 kilometer.

Tak kalah menariknya, adalah kawasan pertanian padi. Sedikit berbeda dengan kawasan persawahan di Jawa yang umumnya datar, di sini daerah pertanian padi didominasi dengan sawah berterasering, agak mirip dengan persawahan di Bali. Persawahan dengan terasering ini menyajikan bentuk petak-petak yang unik sehingga cukup menggelitik kita untuk berhenti sejenak demi menikmati hamparan padi tersebut sambil berswafoto.

Jika sudah tiba di Desa Moni, maka kita dapat memilih satu dari beberapa penginapan yang tersedia bagi wisatawan. Sesuaikan dengan kocek dan fasilitas yang diinginkan, penginapan di Desa Moni cukup bervariasi kok soal harganya. Tapi umumnya biaya menginap mulai dari Rp 150 ribuan. Jika menginginkan fasilitas lebih, cukup banyak tersedia penginapan dengan harga di atasnya.

Dari Desa Moni, kalian selain bisa menikmati Air Terjun Moni, juga bisa menuju area Taman Nasional Gunung Kelimutu. Untuk mencapai Danau Kelimutu, misalnya hanya berjarak sekitar 2 kilometer. Kalian bisa menanyakan kepada pemilik penginapan mengenai jasa ojek. Atau jika memang mahir mengendarai kendaraan sendiri, bisa juga menanyakan info penyewaan mobil atau sepeda motor.

Cukup berjalan kaki 5 menit saja kita sudah sampai di air terjun. Air terjunnya indah, dengan debit air yang cukup deras meski saat itu sedang musim kemarau. Di bawah air terjun tersebut terdapat kolam alami di mana kita bisa berenang atau sekedar bermain air.

Komentar kamu?