Kulineran Asik dengan Kualitas Udara Baik di Car Free Day

Car Free Day di Jakarta pertama kalinya diadakan pada 23 Mei tahun 2002. Namun untuk pertama kalinya di Indonesia, Car Free Day justru diadakan di kota surabaya pada tahun 2000 sebagai kegiatan yang berupaya untuk meningkatkan kualitas udara kota.

175 views
0

Wartawisata.ID – Apa yang menarik dari Car Free Day? Apakah Ramainya, olahraganya, aneka jualannya, ragam pertunjukannya atau jajajan kulinernya? Yap, semuanya memang menarik dan bisa dinikmati saat kita menyambangi Car Free Day Jakarta yang rutin diadakan setiap minggu ini.

Car Free Day atau hari bebas kendaraan ini menjadi salah satu moment bagi warga Jakarta menikmati udara bersih meski hanya berlangsung dari jam 5 pagi sampai jam 10 pagi. Sepanjang area sudirman hingga area monas menjadi area kekuasaan Car Free Day di wilayah Jakata Pusat.

Hiruk pikuknya kota metropolitan Jakarta yang dipadati kendaraan bermotor, mobil, bus dan motor yang jutaan jumlahnya dalam sehari di hari biasa. Dalam sekejap lenyap di Car Free Day. Kini hanya tinggal keramaian para pengunjung yang bersantai meluapkan kegembiraan layaknya sepert sebuah karnaval. Car Free Day di Jakarta pertama kalinya diadakan pada 23 Mei tahun 2002. Namun untuk pertama kalinya di Indonesia, Car Free Day justru diadakan di kota surabaya pada tahun 2000 sebagai kegiatan yang berupaya untuk meningkatkan kualitas udara kota.

Syanella Pingkan, Host wartawisata yang merupakan warga asli kota jakarta, kali ini menjelajahi Car Free Day Jakarta khusus untuk merasakan jajajan kuliner yang berada di sekitaran Bunderan HI Jakarta. Jajanan yang menarik perhatian kali ini adalah Cumi Bakar yang mulai dari masak hingga penyajiannya berada di area terbuka. Cumi bakar menjadi trend makanan saat ini, yang semula umum di jajankan di pinggir jalan di negara Thailand. Cumi bakar Khas ala Nusantara ini sangat praktis dengan bumbu yang disesuaikan dengan lidah asli orang Indonesia, yaitu bumbu saus barbeque, asam manis dan lada hitam, tinggal anda pilih yang mana bumbunya.

Masih penasaran dengan kuliner lainnya, Syanella mencoba makanan lainnya yang jarang dijumpai, kali ini adalah makanan khas asli jogja yaitu Sayur krecek, makanan ini merupakan jodoh dari makanan Gudeg Yogja. Sayur krecek memiliki citarasa tersendiri yang identik dengan kerupuk kulit sapi yang dikeringkan dan direndam dalam sayur. Sayuran krecek ini memiliki kuah yang banyak bercampur sambal goreng dengan paduan tempe, tahu atau oncom. Paling enak dinikmati sayur krecek saat masih panas.

Seger dan wenak banget kuliner yang ada di Car Free Day. Disini bukan hanya kuliner saja yang menarik, ada juga jualan beragam macam produk. Car Free Day memang menjadi salah satu tempat promosi eektif bagi masyaakrt yang ingin mempromosikan produk dan berjualan. Tapi ingat, kembali ke anda apakah esensi dari Car Free Day itu sendiri sudah bisa anda manfaatkan dari udaranya yang berkualitas, atau hanya ingin sekedar jalan-jalan saja.

Jangan ragu untuk datang membuktikan esensi dari CFD….

Komentar kamu?