Melihat Kejayaan Perdagangan Rempah di Benteng Duurstede

Dulunya, Benteng Duurstede menjadi pusat gudang cengkeh dan pala hasil kebun dari Saparua, maupun pulau-pulau sekitarnya. Apabila sudah penuh barulah dikirimkan ke gudang pusat dan kemudian diperdagangkan.

114 views
0

WartaWisata.ID – Selain wisata alam, Ambon juga kaya dengan wisata sejarah. Salah satu peninggalan sejarah yang masih menyisakan kemegahannya adalah Benteng Duurstede di Saparua. Benteng yang dibangun Portugis pada 1676 ini berpindah tangan setelah kedatangan VOC pada 1690.

Informasi yang terbaca pada prasasti di gerbang masuk Benteng Duurstede seakan membuat kita mundur ke zaman kejayaan perdagangan rempah-rempah. Apalagi di sekitar benteng yang luas ini masih terdapat beberapa rumah tua berdesain kolonial.

Sementara sumur-sumur tua yang dulu dipakai untuk mengambil air bagi penghuni benteng juga masih tersisa. Konon sumur tua di depan benteng adalah sumur maut, karena para serdadu yang tengah mengambil air di situ disergap oleh anak buah Kapitan Pattimura. Melihat suasana benteng dan mendengar kisah-kisahnya membuat kita akan semakin mencekam oleh suasana masa lalu.

Dulunya, Benteng Duurstede menjadi pusat gudang cengkeh dan pala hasil kebun dari Saparua, maupun pulau-pulau sekitarnya. Apabila sudah penuh barulah dikirimkan ke gudang pusat dan kemudian diperdagangkan.

Menariknya, benteng ini relatif masih utuh. Tembok-tembok tebalnya nampak masih sangat kokoh berdiri. Bahkan benteng ini masih terlihat megah. Bagian benteng yang sudah rusak hanyalah bangunan dapur masak, toilet, dan bunker prajurit.

Benteng Duurstede dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT. Lebih dari cukup untuk menjelajahi benteng yang cukup luas ini dan belajar sejarah melalui peninggalan-peninggalan yang ada di sana. Selain sebagai benteng pertahanan, Benteng Duurstede juga berfungsi sebagai pusat pemerintahan VOC, gudang dan penjara.

Selain bangunan benteng, yang tak boleh dilewatkan adalah pemandangan alam di sekitar area benteng. Hamparan lautan dan panorama senja bakal memanjakan mata. Dari atas benteng Duurstede, kita disajikan pemandangan Laut Banda dan bisa melihat hampir seluruh Pulau Saparua hingga Pulau Nusa Laut yang berada di sebelah timur Saparua.

Komentar kamu?