Musik Alam 2019

Musisi yang terlibat pun banyak. Ada dua nama besar yang telah disiapkan untuk memeriahkan acara, yaitu Balawan dan Pusakata.

74 views
0

WartaWisata.ID – Kalimantan Utara (Kaltara) semakin menarik saja untuk dijadikan destinasi liburan. Pilihan destinasinya semakin beragam. Atraksinya juga semakin menarik. Salah satunya Musik Alam Festival 2019 yang akan menghentak Taman Enggang, Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, 28-29 September 2019.

Festivalnya dijamin keren. Karena festival ini merupakan perhelatan seni budaya yang disuguhkan di alam terbuka dalam komposisi musik, tari, dan seni kreatifitas lainnya. Semuanya pun dikemas sesuai kearifan dan budaya lokal Kaltara.

“Festival ini bakal menjadi sebuah festival yang bakal membawa wisatawan menyusuri kebesaran budaya dan alam Kaltara. Bukan hanya musik tetapi berbagai kesenian lainnya pun akan dihadirkan di festival ini,” kata Bupati Bulungan H Sudjati, Jumat 27 September 2019.

Wajar jika festival ini dikonsep begitu matang. Kekuatan seni budaya Kaltara itu begitu kuat. Perpaduan budaya Melayu dan Dayak menjadi sebuah perpaduan yang sangat kuat.

Nah yang ingin melihat Kayan Carnaval Fest, atau berbagai tari tradisioanal silahkan datang ke festival ini. Selain itu juga akan di meriahkan oleh Digital Market, Festival Pangan Lokal, Musik Tradisional, Theater, Camping Alam, Games Tradisional, dan masih banyak lagi.

Musisi yang terlibat pun banyak. Ada dua nama besar yang telah disiapkan untuk memeriahkan acara, yaitu Balawan dan Pusakata. Musis lokal yang tak kalah ciamik pun bakal turut memanaskan suasana. Sebut saja Uyau Moris, Hamdani, Adam Alydrus, Genzerlana, Aly Gardy Lukmana, Whan Setyawan, Sang Gunta, Iwin Subali Project, serta Henri Malcom.

“Rencananya festival ini juga akan dihadiri sejumlah delegasi negara sahabat dari Thailand, Malaysia, Singapore, dan Brunei Darussalam. Dengan itu diharapkan bakal makin mengangkat pariwisata Kaltara. Karena potensinya sangat layak untuk dipasarkan ke wisatawan mancanegara (wisman),” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Bagi Menteri Pariwisata, Festival Musik Alam 2019 semakin menegaskan betapa menariknya menggelar konser di Indonesia. Karena alam Indonesia menawarkan experience yang lebih beragam. Keindahan lanskap nusantara sangat cocok untuk seru-seruan nonton konser musik.

Selain itu konser musik di alam terbuka kini menjadi sebuah tren yang tengah digandrungi di dunia. Sebut saja Glastonbury di Inggris, Pate The Monkey di Normandia, Cappadox di Turki, atau Fuji Rock Festival di Jepang.

Di Indonesia pun kini sedang booming. Ada Jazz Atas Awan di Dieng, Jazz Gunung di Bromo, atau Lalala Fest di Cikole Bandung.

“Nonton konser musik nggak melulu harus di dalam gedung dan stadion. Di alam terbuka juga asik. Bayangkan sing along bersama band idola sembari menikmati keindahan destinasi wisata Indonesia. Ini pastinya menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan,” kata Menpar Arief Yahya.

Komentar kamu?