Festival Wisata Loksado 2019

Kegiatan tersebut, mendukung Visit Kalsel 2020, dimana Loksado merupakan salah satu wisata andalan Kalsel yang tak asing lagi di kalangan pencinta wisata alam.

279 views
0

WartaWisata.ID – Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Hulu Sungai Selatan bakal menggelar Festival Loksado 2019, pada 22 sampai 24 November 2019 mendatang.

Kegiatan tersebut, mendukung Visit Kalsel 2020, dimana Loksado merupakan salah satu wisata andalan Kalsel yang tak asing lagi di kalangan pencinta wisata alam.

Apa saja yang ada di Festival Loksado November mendatang? Kepala Bidang Pariwisata, Disporapar HSS Zakir Maulidi kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (18/9/2019) menjelaskan, ada atraksi budaya dan antraksi wisata.

“Untuk atraksi wisata, bamboo rafting merupakan wisata andalan. Sedangkan atraksi budaya, menampilkan tari-tarian adat masyarakat Dayak Loksado, plus produk-produk handmade masyarakat HSS. Termasuk kerajinan dari Dayak Loksado seperti anyaman bakul, butah, gelang simpai dan lain-lain,” kata Zakir.

Selain produk handmade, juga disajikan kuliner-kuliner khas daerah. Dari Loksado sendiri ada nasi humbal (nasi yang dimasak pakai bambu beserta lauk pauknya yang juga dimasak dalam bumbung (ruas batang bambu). Puncak dari Festifal Loksado adalah rafting pakai rakit bambu. Untuk itu, panitia menargetkan 100 unit lanting paring untuk peserta.

Adapun pesertanya adalah masyarakat umum yang dikelola melalui pendaftaran. Namun, Zakir belum bisa menyebutkan biaya pendaftaran, karena belum ditetapkan panitia.

“Yang jelas, biaya pendaftaran biasanya sudah masuk kaos untuk seragam tim, rakit bambu plus joki, serta untuk makan peserta,” katanya.

Dijelaskan, Festival Loksado terpaksa diundur waktunya dari Oktober ke November, karena pertimbangan kondisi sungai yang masih surut, akibat kemarau panjang. BMKG kata Zakir memperkirakan, masuk musim hujan baru November mendatang diminggu keempat. Peserta akan start dari Dermaga Loksado, dan finish di Dermaga Desa Hulu Banyu sehingga total waktu rafiting sekitar dua jam.

“Untuk Dermaganya, saat ini sedang dibangun. Kami taragetkan, November sudah digunakan sekaligus diresmikan bersamaan event Festival Loksado,” katanya.

Disebutkan, selain atraksi budaya dan atraksi wisata, Oktober mendatang juga digelar even Gowes Loksado yang dihelat Banjarmasin Post bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Pemprov Kalsel dan Disporapar HSS.

Festival Loksado sendiri diharapkan lebih meningkatkan kunjungan wisata ke HSS. Juga melestarikan budaya berakit bambu masyarakat Loksado yang mulai ditinggalkan, seiring terbukanya akses transportasi darat.

“Dulu warga Loksado membawa hasil bumi menggunakan rakit. Sebelum pulang rakitnya dijual ke Pelantingan di Kandangan Hulu, dan mereka pulang berjalan kaki. Tradisi naik rakit itu akhirnya dijadikan Pemkab HSS wisata sungai yang unik dan khas. Ternyata disukai wisatawan lokal, nasional dan internasional,” pungkas Zakir.

Komentar kamu?