Ugimba, Desa Cantik di Kabupaten Intan jaya

Ya, Ugimba memang indah panoramanya. Lanskap hutan yang hijau lebat dan perbukitan seolah menjadi pagarnya. Sungai Es, begitu sebutannya untuk sungai yang mengaliri desa ini. Airnya langsung dari Pegunungan Jayawijaya, bersih segar dan sedingin es.

94 views
0

WartaWisata.ID – Desa cantik di pedalaman Papua itu bernama Ugimba, Kabupaten Intan Jaya. Panoramanya sungguh indah tapi sayangnya akses ke sana sangat sulit.

Ya, Ugimba memang indah panoramanya. Lanskap hutan yang hijau lebat dan perbukitan seolah menjadi pagarnya. Sungai Es, begitu sebutannya untuk sungai yang mengaliri desa ini. Airnya langsung dari Pegunungan Jayawijaya, bersih segar dan sedingin es.

Alamnya masih sangat asri. Tidak ada transportasi artinya tidak ada polusi, udaranya bersih. Perkebunan ubi dan bayam jadi view yang menarik.

Masyarakatnya, suku Moni masih ada yang memakai koteka. Mata pencahariannya adalah berkebun dan berburu binatang. Sedangkan ada juga, yang jadi porter untuk mendaki ke Puncak Carstensz. Puncak tertinggi Indonesia di rangkaian Pegunungan Jayawijaya dengan ketinggian 4.884 mdpl, salah satu Seven Summits dunia.

Soal kehidupan sosial masyarakatnya, masih jauh dari kata sejahtera. Sekolah di sana hanya ada satu dan siswa-siswanya hanya belajar sampai kelas 3 SD. Siswa-siswanya diajarkan pelajaran dasar, dari bahasa Indonesia sampai hitung-hitungan.

Sayangnya, sekolah yang dibangun pakai uang Maximus sendiri juga tidak berlangsung lama pembelajarannya. Hanya berlangsung sekitar 5 tahun dan kini sudah tinggal bangunannya saja.

“Ya itu, akses ke sana masih susah harus jalan kaki satu hari dari Sugapa (masih di Kabupaten Intan Jaya). Terbang dulu pakai pesawat perintis dari Timika, lalu ke Sugapa dan jalan kaki. Susah kita, pembangunan susah di sana listrik saja belum masuk,” paparnya.

“Selama tidak ada jalan, Papua tidak akan tertolong dari pendidikannya, kesehatannya dan pendidikannya. Semua orang bicara Asmat, tapi kami di Ugimba juga sama. Kami semua orang Papua butuh perhatian dan dibantu,” tutup Maximus yang juga punya Yayasan Somatua untuk membantu masyarakat Ugimba serta masyarakat-masyarakat pedalaman Papua lainnya.

Komentar kamu?