2 Air Terjun Favorit Supiori

Supriori hanya memiliki 5 kecamatan/distrik yang membawahi 38 desa/kampung. Meski luas kabupaten ini relatif kecil, namun keindahan alamnya yang luar biasa khas tanah Papua, membuatnya memiliki potensi yang besar di sektor pariwisata.

182 views
0

WartaWisata.ID – Supriori adalah nama pulau sekaligus nama kabupaten terkecil di Indonesia yang letaknya berdekatan dengan Pulau Biak dan hanya dipisahkan oleh Selat Sorendiweri. Di atas selat itulah berdiri sebuah jembatan sepanjang 100 meter yang menghubungkan kedua pulau tersebut.

Supriori hanya memiliki 5 kecamatan/distrik yang membawahi 38 desa/kampung. Meski luas kabupaten ini relatif kecil, namun keindahan alamnya yang luar biasa khas tanah Papua, membuatnya memiliki potensi yang besar di sektor pariwisata.

Banyak destinasi-destinasi wisata di Supriori yang menarik untuk dikunjungi. Diantara sekian banyak objek wisata tersebut, nih 2  wisata air terjun favorit di Supriori.

Air Terjun Wobudori

Air terjun yang terletak di Desa Sambar Mikore ini merupakan rangkaian air terjun yang terdiri atas tujuh tingkat di sepanjang Sungai Wabudori. Berada di tengah kawasan hutan, membuat spot wisata ini cukup sulit untuk dijangkau karena harus melewati hutan mangrove dan hutan cagar alam.

Karena itu, pengunjung yang membawa kendaraan harus memarkir kendaraannya di tempat pemberhentian yang oleh masyarakat setempat dinamakan “Indas Murem” selanjutnya berjalan kaki selama 40 menit sebelum akhirnya tiba di lokasi.

Jangan salah, lokasi yang dimaksud hanya merupakan air terjun tingkat pertama. Untuk menjelajah ketujuh air terjun yang ada, dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi dengan tenaga yang ekstra dan persiapan yang matang, karena medan yang harus ditempuh jauh lebih ekstrim.

Namun, di lokasi Air Terjun Wabudori tingkat pertama itupun sudah lebih dari cukup untuk memanjakan mata, karena keeksotisan dari pemandangan air terjun tersebut plus pemandangan di sekitarnya sulit untuk diungkap dengan kata-kata.

Air Terjun Masriv

Berlokasi di Kampung Odori, Distrik Supiori Selatan, objek wisata ini dapat ditempuh selama 1,5 jam dengan menggunakan kendaraan dari ibukota kabupaten. Pengunjung juga tidak perlu bersusahpayah untuk tiba di lokasi karena lokasi air terjun cukup dekat dengan jalan raya.

Air terjun yang juga sangat menawan ini memiliki curahan air yang sangat deras dari atas, namun di bagian bawah arusnya sangat tenang. Sehingga pengunjung akan aman saat mandi dan berenang untuk merasakan kesegaran airnya. Di sekitar lokasi air terjun banyak terdapat batu-batu besar dengan berbagai bentuk yang menarik untuk dijadikan spot foto.

Selain dijadikan sebagai objek pariwisata, Air Terjun Masriv juga dimanfaatkan sebagai sumber energi PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro) yang memberikan energi listrik bagi masyarakat sekitar hingga ke kampung Odori.

Komentar kamu?