Alasan Kabupaten Jeneponto Layak Dijadikan Ibu Kota

Pemindahan Ibu Kota Negara, menurut Danny yang merupakan seorang arsitek dan mantan dosen jurusan arsitektur di Universitas Hasanuddin ini, harus berdasarkan kriteria.

397 views
0

WartaWisata.ID – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menilai, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) cocok menjadi Ibu Kota Negara hingga 1.000 tahun ke depan.

Danny menilai daerah tersebut daerah aman dari bencana besar seperti gunung meletus, gempa bumi dan tsunami.
“Kalau untuk rencana Ibu Kota Negara 300 tahun hingga 1,000 tahun, cocoknya di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, karena daerah tersebut posisi stabil.

Penilaian kedua menurut Danny, Kabupaten Jeneponto merupakan dataran tinggi yang aman dari tsunami, bertanah gersang tapi subur.
Jeneponto juga bukan merupakan lahan gambut mudah terbakar serta kedalaman lautnya yang cukup dalam.

Sehingga selain Kabupaten Jeneponto, menurut Danny, tidak ada lagi yang cocok di Sulawesi Selatan. Karena patahan di Sulawesi Selatan ada di Kota Parepare hingga Kabupaten Pinrang berkaitan hingga Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah di Palu.
“Ada banyak titik-titik gempa bumi semua itu mulai dari Kota Parepare ke utara hingga Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah. Sedangkan untuk wilayah di sebelah Kabupaten Jeneponto, terdapat patahan di Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bone hingga ke Kabupaten Bau-bau, Sulawesi Tenggara,” bebernya.

Pemindahan Ibu Kota Negara, menurut Danny yang merupakan seorang arsitek dan mantan dosen jurusan arsitektur di Universitas Hasanuddin ini, harus berdasarkan kriteria.
Yang pertama harus dilihat dari rancangan beberapa tahun ke depan. Kenapa pertanyaan itu muncul, karena secara geologi setiap 300 tahun ada bencana-bencana besar terjadi di Indonesia seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami, banjir dan lainnya.

Jika merancang 300 tahun ke atas hingga 1.000 tahun, hanya ada dua lokasi di Indonesia yang aman dari bencana-bencana besar yakni di Pulau Kalimantan dan Sulawesi Selatan.
“Saya punya data lengkap, sekarang kita bicara Indonesia 1.000 tahun ke depan. Ada pusat-pusat pertumbuhan baru di Indonesia, bukan hanya di Pulau Jawa saja. Kalau dilihat di Pulau Kalimantan lahannya gambut dan mudah terbakar. Masa kita punya ibu Kota Negara selalu diselimuti kabut asap,” ujar Denny.

Saat ditanya soal usulan Wakil Presiden, Jusuf Kalla soal Mamuju, Sulawesi Barat, Danny menilai daerah tersebut tidak cocok menjadi Ibu Kota Negara.

Karena terdapat patahan lempengan bumi yang sangat besar dan terdapat banyak titik gempa bumi. Selain itu pula, ada riwayat tsunami besar pernah terjadi di Sulawesi Barat. Titik episentrum dimana-mana dan kedalaman laut yang dangkal di Sulawesi Barat.

Komentar kamu?