3 Pulau Yang Eksotik di Sitaro

Melimpahnya kekayaan alam tersebut, membuat Sitaro juga memiliki potensi yang besar di bidang pariwisata.

623 views
0

WartaWisata.ID – Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro yang biasa disingkat Sitaro ini merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Utara. Tanahnya yang subur, membuat kabupaten yang beribukota di Ondong Siau ini kaya akan hasil pertanian dan perkebunan, begitu juga dengan perairannya, mampu mengekspor tidak kurang dari 6000 ton/tahun meski hanya dikelola secara tradisional.

Melimpahnya kekayaan alam tersebut, membuat Sitaro juga memiliki potensi yang besar di bidang pariwisata.

Banyak destinasi wisata menawan di Kabupaten Sitaro dan ini 3 pulau keren yang ada di Sitaro

Pulau Mahoro

Meraih penghargaan wisata Nasional dari Kementrian Pariwisata pada acara Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 untuk kategori “Surga Tersembunyi Terpopuler 2018” menjadi bukti betapa moleknya Pulau Mahoro. Keindahan pulau ini juga membuat salah satu acara televisi di Korea bertajuk “Law of The Jungle” menjadikannya sebagai lokasi pengambilan gambar.

Keindahan Pulau Mahoro memang sulit untuk diungkap dengan kata-kata, baik kawasan darat maupun perairannya. Kawasan daratnya tidak hanya dipercantik oleh hamparan pasir putih yang bersih dari sampah, tapi juga bebukitan berhiasi gua-gua yang dijadikan tempat membuat sarang oleh burung-burung walet.

Sedang untuk kawasan perairan, air lautnya yang jernih dihiasi oleh terumbu karang dan beragam jenis ikan serta biota laut lainnya. Terumbu karang yang ada di sini, sudah dapat dinikmati hanya sejauh 3 meter dari bibir pantai dan pada kedalaman 1 meter.

Pulau Makalehi

Salah satu pulau terluar yang menjadi batas Indonesia dengan negara lain ini juga tidak kalah memukau dari Pulau Moharo. Di kawasan Pulau Masehi, wisatawan dapat menjumpai danau eksotis yang bentuknya mirip dengan jantung sehingga dinamakan “Danau Love”. Selain itu juga terdapat situs gua prasejarah yang menyimpan tengkorak-tengkorak manusia.

Pada kawasan perairannya, Pulau Makalehi boleh diadu dengan Pulau Mahoro, karena juga memiliki air laut yang jernih berhias terumbu karang yang menjadi tempat hidup berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya.

Pulau Manupitaeng

Dua pantai yang eksotis bakal ditemui wisatawan di pulau tidak berpenghuni yang bentuknya memanjang ini. Kedua pantai tersebut adalah Pantai Manupitaeng di sisi Timur dan Pantai Masare di sisi Barat. Pulau ini juga menjadi rumah bagi Burung Malea, yang merupakan burung endemik di Sulawesi.

Meski menarik untuk dikunjungi, butuh biaya yang tidak sedikit untuk bisa sampai ke Pulau Manupitaeng, karena satu-satunya sarana transportasi hanya speedboat yang biaya sewanya sekitar Rp 750 ribuan untuk yang berkapasitas 5 -6 orang dan Rp 1,5 – Rp.2. jutaan untuk yang berkapasitas 15 – 20 orang.

Komentar kamu?