Lezatnya Kerupuk Kabupaten Mesuji

Di mesuji terdapat daerah yang terpencil yaitu kampung yang bernama Kampung Wiralaga ,kabupaten mesuji,provinsi lampung. Di kampung itu sebagian penduduk asli tinggal .

61 views
0

WartaWisata.ID – Tidak hanya wisata alamnya saja tetapi ada juga makanan khas atau pun kuliner di kabupaten  mesuji ini ,jika kita akan  berkunjung ke kabupaten  mesuji maka akan rugi jika tidak mencicipi sebuah  makannanya yang bersifat khas karena berbagai/ beragam juga jenis suatu makanan.

Tetapi yang banyak di sukai oleh semua orang dan yang cukup paling terkenal karena di lihat  dari segi  rasa nya yang begitu gurih dan lezat dan dari segi bentuknya pun juga unik, maka banyak di sukai juga oleh pengunjung.

Nah makanan yang di maksud adalah  makanan yang  dinamakan sebuah  kerupuk mesuji, karena dari segi pembuatannya dari orang orang di daerah setempat yang tinggal di sini , jika ingin tahu desa mana yang selalu memproduksi kerupuk mesuji ini , kerupuk mesuji ini di buat oleh orang pinggiran di mesuji seperti kampung yang bernama wiralaga. Masyarakat wiralaga sangat gemar dalam membuat sebuah makanan yang unik ini.

Di mesuji terdapat daerah yang terpencil yaitu kampung yang bernama Kampung Wiralaga ,kabupaten mesuji,provinsi lampung.
Di kampung itu sebagian penduduk asli tinggal .

Mereka bertempat tinggal di sekitar tepian sungai, tepian sungai itu sering di sebut dengan sungai mesuji.di sungai itu terdapat sumber mata pencaharian penduduk asli itu yaitu terdapat banyak sekali ikan di tepi sungai.

salah satunya yaitu ikan lele merah  ikan ikan di situ di manfaatkan oleh warga di situ untu di buat sebagai olahan pangan seperti kerupuk  dan di jadikan sebagai ikan asin , hasil yang di olah akan di jualbelikan sehingga warga di situ bisa mendapatkan uang untuk makan sehari hari.

kerupuk yang di buat juga sangat lezat dan gurih berbentuk bulat keriting besar dan rasanya pun tak kalah sedapnya, warga di situ memproduksi hasil olahan kerupuk tersebut bisa sampai mencapai lebih dari 5 kuintal per bulannya.

Warga di situ pun menjadikan kerupuk sebagai makanan sehari hari mereka ,di situ hampir semua perempuan yang sudah dewasa bisa mebuat kerupuk.

Pembuatan kerupuk ini juga sangat efektif dan mudah di mengerti contoh dari pembuatannya seperti” semua ikan yang sudah di haluskan harus di serut terlebih dahulu ,setelah itu di taburkan tepung sagu dan di berikan garam secukupnya. Kemudian adonan yang sudah siap di cetak berbentuk pipih, keriting dan bulat.

Setelah itu lalu di jemur sampai beberapa hari hingga kering. supaya kerupuk itu bisa mengembang dan berbentuk bulat besar, pastikan terlebih dahulu di goreng dengan minyak goreng yang cukup panas dan apinya pun harus merata.

Biasanya warga di situ menjual kerupuknya dengan harga patokan sekisar Rp 75.000 per kilogramnya. Setiap plastiknya biasannya isinnya bisa mencapai 30-35 kerupuk yang mentah dan kerupuk yang sudah di goreng biasa mereka menjualnnya di depan tempat tinggal mereka, dengan cara mereka rentengin. Mereka menjualnya di pasar tepatnya di pasar simpang pematang.seharga 5.000 persatuan.

Komentar kamu?