4 Destinasi Menawan di Lembata

Kabupaten Lembata memang tak mudah dicapai. Tapi Pulau kecil di seberang timur Flores ini menyimpan kekayaan alam yang memikat. Jerih payah ke gugus pulau di Nusa Tenggara Timur ini pasti terbayarkan.

50 views
0

WartaWisata.ID – Kabupaten Lembata adalah salah satu nama dari gugus kepulauan di provinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di antara Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Alor. Daerah yang memiliki luas daerah 1.266,39 km2 dan beribukota Lewoleba ini menyimpan banyak kekayaan alam dan budaya yang selama ini belum banyak dijamah oleh wisatawan, seperti keindahan daerah perbukitannya, air terjun, panorama lautnya, serta keunikan tradisi budaya Lembata yang menarik untuk di-explore.

Desa Nelayan Lamalera

Ada yang unik di desa Nelayan Lamalera. Selain menjadi salah satu desa terunggul di Lembata, Nusa Tenggara Timur, desa ini juga memiliki tradisi khusus yang jarang ada di desa nelayan lainnya, yakni penangkapan Ikan Paus dengan cara tradisional. Tak hanya itu, jika kebanyakan desa nelayan di NTT umumnya memeluk agama Islam, di Lembata ini justru menjadi muasal penyebaran agama Katolik. Dalam setiap tradisi penangkapan Ikan Paus dengan cara tradisional, ritual keagamaan tak akan lepas dari proses yang wajib mereka lakukan.

Untuk mencapai desa yang berada di Kecamatan Wulandoni ini relatif tidak sulit lantaran akses transportasi baik dari Lewoleba melalui jalur darat maupun dari mana saja melalui jalur laut, semua tersedia. Hanya saja, kondisi jalan raya yang akan kalian lalui cukup jauh dari kelayakan sebagai sebuah akses menuju destinasi wisata.

Gunung Ile Ape

Ternyata di Lembata juga ada pemandangan menarik seperti halnya di gunung Bromo yang ada di Jawa Timur. Dengan mencapai ketinggian 1450 mdpl, Gunung Ile Ape juga memiliki hamparan pasir yang sangat luas dengan gunung api aktif yang berdiri kokoh di tengah-tengah hamparan pasir tersebut. Gunung Ile Ape merupakan salah satu gunung yang masih aktif di Lembata yang selalu mengeluarkan belerang. Gunung ini memiliki panorama alam yang indah dengan keberadaan kawah-kawah di beberapa bagian gunung.

Di destinasi Gunung Ile Ape kalian dapat melakukan kegiatan pendakian (hiking) sambil menikmati alam yang ada di sekitar pegunungan. Untuk mencapai titik tertinggi di Pulau Lembata ini, kalian dapat menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, tapi dengan kondisi jalan sebagian beraspal dan sebagian lain masih berbatu ke desa Jontona atau desa Lamagute, kemudian dilanjutkan trekking menuju gunung Ile Ape.

Pantai Bean

Pulau Lembata memiliki pantai dengan air laut sejernih kaca. Terletak di ujung timur Pulau Lembata, Pantai Bean menjadi tempat favorit wisatawan baik lokal maupun internasional untuk sekedar berjemur atau pun berenang. Hamparan pasir putih yang menyerupai kristal, pantai Bean cocok untuk yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan yang disajikan. Selain itu, karena ombak pantai ini cukup tenang, kita bisa berenang ke tengah dengan aman. Pantai ini juga memiliki tebing yang untuk penggemar panjat tebing.

Sayangnya fasilitas wisata di tempat ini masih kurang memadai. Karena masih cukup sulit untuk menemukan penjual makanan dan minuman di kawasan ini, kita harus membawa perbekalan sendiri saat mengunjungi destinasi wisata ini. Untuk mencapai destinasi wisata ini, dari Lewoleba bisa menggunakan angkutan umum atau menyewa mobil dengan jarak tempuh sekitar 82 km. Meski cukup jauh, tapi terbayar dengan keindahan pantainya yang tak tertandingi.

Bukit Doa dan Bukit Cinta

Destinasi wisata pemandangan perbukitan ini berada di desa Bour Kecamatan Nabatukan. Untuk sampai di lokasi ini, hanya dibutuhkan waktu sekitar 20 menit dari Kota Lewoleba, Lembata. Oleh warga setempat, Bukit Doa dan Bukit Cinta juga sering disebut sebagai Wolor Pass. Yang menarik, kita bisa mengabadikan foto dengan background prasasti bertuliskan “LOVE” dan monumen sepasang patung tangan yang “hinggap” di antara huruf O dan V, di mana jari-jari raksasa itu bertemu membentuk hati.

Untuk sampai ke puncak bukit, harus menaiki tangga-tangga beton hingga menjumpai tulisan WOLOR PASS yang menghadap ke pantai. WOLOR PASS sendiri berasal dari bahasa Lamaholot yang artinya tuan tanah di Bukit Cinta. Dari sini, terharmpar keindahan pemandangan Gunung Bour, Gunung Koge, Gunung Ile Boleng, dan Laut Bour. Menurut warga setempat, bukit ini mampu menyajikan pemandangan Matahari terbenam paling indah dibandingkan tempat lainnya.

Komentar kamu?