Keeksotisan Air Terjun Gunung Rian di Tana Tidung

Air Terjun Gunung Rian adalah salah satu air terjun eksotis yang terletak di Kabupaten Tanah Tidung (KTT), Kalimantan Utara.

64 views
0

WartaWisata.ID – Keindahan air terjun memang selalu memikat hati siapa saja. Guyuran air yang pecah diantara bebatuan menjadikan suatu pemandangan yang sangat menakjubkan. Ditambah lagi, dengan eksotisme alam yang mengelilingi meluncurnya air dari ketinggian ini. Dan salah satu air terjun eksotis yang akan kita bahas yaitu Air Terjun Gunung Rian di Tana Tidung.

Pejalanan menuju tempat ini dibilang cukup mudah, dari Tarakan kalian bisa naik speedboat dan turun di pelabuhan Kabupaten Tana Tidung (KTT). Setelah itu dilanjutkan perjalanan darat ke arah Malinau kurang lebih 28 kilometer.

Dinamakan Air Terjun Rian karena lokasinya terletak di Kampung Rian, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tanah Tidung (KTT), Kalimantan Utara. Air terjun ini memberikan suguhan alam yang begitu indah, dengan air jernih yang mengalir memberikan nuansa kesegaran yang luar biasa. Dan Gunung Rian merupakan salah satu Hutan Lindung yang luas di Kabupaten Tana Tidung.

Air terjun gunung rian memiliki ketinggian kurang lebih 800 meter sampai ke puncaknya. Lokasi air terjun ini bertingkat-tingkat. Terdapat tujuh tingkatan, namun kebanyakan pengunjung hanya bisa mengunjungi sampai tingkat dua saja, karena memang dibutuhkan tenaga yang ekstra untuk bisa mencapai tingkat diatasnya. Tingkat dua adalah lokasi yang paling ramai karena arealnya yang luas cocok untuk berkumpul sembari istirahat dan menikmati makanan yang telah disiapkan sebelumnya.

Jika kalian punya keberanian dan kemampuan fisik yang prima, kalian bisa menaiki air terjun yang tingginya sekitar 800 meter ini loh. Tentunya tidak sembarang orang yang diperbolehkan. Dan apabila kalian berhasil sampai puncak, pemandangan di sekitar air terjun akan menjadi pengalaman wisata yang tidak bisa terlupakan.

Namun sayang, di tempat seindah ini tidak disediakan fasilitas keamanan bagi mereka yang ingin menaiki air terjun ini hingga puncak. Ditempat ini juga tidak ada orang berjualan makanan jadi pengunjung harus membawa bekal sendiri. Dan jika ingin berkemah disini, pengunjung harus membawa fasilitas sendiri.

Untuk berlibur di tempat ini disarankan Berlibur ke tempat ini sebaiknya saat musim kemarau, karena jika kondisi hujan tanah menuju tempat tersebut sangat licin. Dan yang asiknya lagi kalian tidak perlu mengeluarkan sepeserpun untuk mengunjungi tempat ini.

Komentar kamu?