4 Destinasi Wisata Yang Wajib Masuk List Liburan kalian

Dalam perkembangannya, Kabupaten Pelalawan secara administratif terdiri atas 12 wilayah kecamatan, yang meliputi 106 Desa dan 12 Kelurahan. Nama Kabupaten Pelalawan berawal dari nama sebuah kerajaan Pelalawan yang pusat kerajaannya berada di pinggir sungai Kampar.

89 views
0

WartaWisata.ID – Kabupaten Pelalawan adalah salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Riau. Kabupaten ini memiliki luas 13.924,94 Km² dan pada awal terbentuknya terdiri atas 4 kecamatan, yaitu kecamatan Langgam,Pangkalan Kuras, Bunut, dan Kuala Kampar.

Dalam perkembangannya, Kabupaten Pelalawan secara administratif terdiri atas 12 wilayah kecamatan, yang meliputi 106 Desa dan 12 Kelurahan. Nama Kabupaten Pelalawan berawal dari nama sebuah kerajaan Pelalawan yang pusat kerajaannya berada di pinggir sungai Kampar.

Kerajaan ini berdiri tahun 1761, dan mulai terkenal pada masa pemerintahan Sultan Syed Abdurrahman Fachrudin (1811-1822).

Kabupaten Pelalawan memiliki banyak tempat wisata, nah inilah rangkuman Wartawisata.ID 4 tempat wisata keren di Kabupaten Pelalawan.

Danau Kajuit

Danau Kajuit terletak di kecamatan Langgam tidak jauh dari Masji Raya Langgam. Sebutan danau ini cukup beragam ada yang menyebut danau kaduik, tajwid, kajuit. Danau Kajuit dikelilingi hutan alam dengan pohon-pohon yang berusia puluhan tahun. Danau ini masih baru dibuka untuk umum dan menjadi salah satu wisata unggulan di Kabupaten Pelalawan.

Di Danau Kajuit sudah terdapar wahana air seperti perahu, bebek-bebekan, dan perahu karet. Pada musim liburan danau Kajuit ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari masyarakat sekitar Langgam maupun masyarakat Kabupaten Pelalawan.

Ombak Bono

Ombak Bono merupakan fenomena alam berupa gelombang air sungai kampar. Ombak bono menjadi salah satu wisata andalan Kabupaten Pelalawan. Ombak bono sering digunakan sebagai tempat pemecahan rekor dunia berselancar terlama. Destinasi ini sering mendapatkan penghargaan dari kementrian pariwisata sebagai tempat berselancar terfavorit. Ombak Bono terjadi di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Taman Nasional Tesso Nilo

Kawasan Hutan Tesso Nilo dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi baik flora maupun fauna. Berdasarkan penelitian Andi gilison (tahun 2001) menemukan bahwa tesso nilo memiliki 218 jenis tumbuhan Vascular ( berpembuluh) dalam petakan tiap 200 M². Dengan jumlah ini, tesso nilo merupakan kawasan hutan yang memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan tertinggi di bandingkan dengan hutan daratan rendah lainnya di dunia.

Sementara itu penelitian LIPI ( tahun 2003) membuktikan kawasan ini memiliki 114 jenis burung, 3 jenis primata, 15 jenis reptil, 50 jenis ikan dan 82 tumbuhan obat-obatan. Tesso nilo merupakan benteng terakhir bagi gajah Sumatera dimana sekitar 200 ekor gajah mendiami kawasan hutan ini. Kawasan ini juga merupakan habitat potensial bagi harimau Sumatera yang terancam punah.Di Taman Nasional Tesso Nilo kita bisa menaiki gajah Flying squad sambil berpatroli di sepanjang kawasan taman nasional tesso nilo, memandikan dan memberi makan gajah flying squad dan anak-anaknya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan, apalagi jika anda berkesempatan melihat keberadaan gajah liar.

Berjalan menyelusuri jungle track di Taman Nasional Tesso Nilo, disela-sela pepohonan dan belukar sambil melacak tanda-tanda keberadaan satwa liar adalah diantara kegiatan lain yang dapat dinikmati. Mememukan jejak harimau Sumatera, Tapir, beruang madu, rusa dan satwa dilindungi lainnya akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Perjalanan menuju Tesso Nilo ditempuh dalam waktu ± 2 jam dari Pangkalan Kerinci, ibu kota Kabupaten Pelalawan.

Taman Publik Kreatif

Ruang Publik Kreati atau biasa disebut Taman Kreatif yang belokasikan di depan kantor Bupati dan kantor DPRD Kabupaten Pelalawan. Taman Kreatif ini merupakan tempat wisata dan tempat bermain, berolahraga, dan lain sebagainya.

Komentar kamu?