Tips Lost LeBlanc ke Raja Ampat, Surga Lautan di Dunia

Raja Ampat merupakan beberapa surga laut di dunia. Di sini Lost LeBlanc membagi tips seputar Raja Ampat sesuai pengalamannya.

2,876 views
0

WartaWisata.ID – Raja Ampat merupakan salah satu biota laut terbesar di dunia dan juga beberapa surga laut terakhir di dunia. Disini, kita akan berbagi tips pengalaman ke Raja Ampat dengan Lost LeBlanc.

Menurut Lost LeBlanc, untuk ke Raja Ampat tidak semudah yang dikira. Bersama temannya ia naik pesawat dari Bali ke Surabaya 1 jam, Dan Surabaya ke Sorong 3jam. Lalu menuju Pulau Kri dari Pelabuhan Sorong ke Waisai dengan ferry. Dengan speedboat ke Kri 45mnt lalu menuju ke Kri Eco Resort.

Kalau ke Raja Ampat pasti kita ingin melakukan diving, agar kita tak tertinggalan juga Lost LeBlanc membawa kameranya dengan menggunakan 1DX MARK 2 untuk merekam video di bawah laut Raja Ampat yang menakjubkan. Terutama ia ingin melihat hiu.

Disini kalian juga bisa melihat paus, lumba-lumba pari manta, dan juga buaya bagi kalian yang kurang beruntung. Banyak jumlah spesies ikan yang bisa ditemukan di Raja Ampat. Karena tidak banyak orang di tempat ini, terumbuh karang di Raja Ampat masih terlihat bagus dan juga ikan di laut ini tidak takut pada divers. Menurut Lost Blanc Raja Ampat merupakan salah satu tempat diving favoritnya.

Esoknya mereka ke Melisa garden dari resort selama 45mnt. Di Sana dikenal dengan fauna air yang unik. Bukan Hanya untuk diving, mereka juga ke Pulau Fam yang merupakan tempat terkenal di Raja Ampat tapi membutuhkan 4 jam untuk kesana. Jadi kalian harus menguras dompet dan waktu yang banyak. Untuk menyewa kapal saja membutuhkan uang sekitar 5 jutaan.

Alasan akomodasi di sini sangatlah mahal karena tempatnya yang terisolasi dan pemerintah ingin membatasi pengunjung yang datang ke Raja Ampat agar fauna laut di sana tetap terjaga.

Setelah menaiki tangga menuju ke puncak Pulau Fam, akhirnya terbayar juga dengan pemandangan yang sangat extraordinary. Tempat ini katanya mirip sekali dengan El Nido di Coron (sebuah pulau di Filipina) hanya bedanya di Pulau Fam lebih tenang karena tidak terlalu ramai.

Akomodasi di Raja Ampat bisa membingungkan, jadi Kita harus memilih untuk ke pulau mana Dan tinggal kemana. Kalian bisa menyewa guesthouse lebih murah bila kalian kesana langsung karena tidak bisa di booking di internet yang berkisaran 350.000 per malam

Lost LeBlanc memberi peringatan bahwa kalian bisa saja ke tempat atau pulau yang kurang menarik. Waisai dan Sorong biasanya menjadi tempat perhentian dari bandara, ai di beri tau di sini bukan tempat yang kalian ingin singgahi karena tidak banyak yang bisa di lihat di dekat pulau ini.

Dan bila kalian berlibur di pulau ini kalian akan mengeluarkan uang yang banyak pada transportasinya seperti kalau kalian ke Raja Ampat. Jadi sangatlah penting kalian memilih tempat yang benar untuk di tinggal. Lost LeBlanc hanya memberikan tips ini sesuai pengalaman berjalan ke pulau ini. Dan lost leBlanc sangat bersyukur Karena is ke pulau Kri.

Jadi biaya utama yang Alan dikeluarkan yaitu transportation, makanan dan akomodasi, marine fee. Kalian tetap harus membayar Marine fee yang berkisaran 1 Jutaan. Bila kalian ingin ke Raja Ampat yang lebih murah, Lost LeBlanc menyarankan untuk pergi berombongan agar bisa patungan.

Komentar kamu?