Keindahan Panorama Alam Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo juga terletak di ujung hamparan Pegunungan Menoreh yang membatasi Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya Kabupaten Kulon Progo dengan Magelang.

722 views
0

WartaWisata.ID – Musim kemarau merupakan saat yang tepat bagi para pemburu keindahan matahari terbenam. Salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan keindahan sunset adalah Puncak Suroloyo. Selain cocok untuk menyaksikan keindahan matahari terbenam, Puncak Suroloyo juga terletak di ujung hamparan Pegunungan Menoreh yang membatasi Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya Kabupaten Kulon Progo dengan Magelang.

Jika ditempuh dari pusat Kota Yogyakarta, jarak tempuh menuju Puncak Suroloyo adalah sekitar 33 kilometer. Jarak itu bisa ditempuh dalam waktu 1,5 sampai dua jam karena harus melewati medan pegunungan nantinya.

Puncak Suroloyo tepatnya berada di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Obyek wisata ini memiliki ketinggian sekitar 1.019 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berada di Puncak Suroloyo seolah sedang berada di atap benteng raksasa yang berwarna hijau. Hal itu wajar karena Pegunungan Menoreh tampak memanjang bagai benteng yang membatasi Kabupaten Magelang dengan Kulon Progo. Selain memanjang dari timur ke barat, sisi utara Pegunungan Menoreh dan Puncak Suroloyo merupakan jurang yang cukup dalam. Hal itu semakin menguatkan kesan jika pegunungan ini merupakan sebuah dinding raksasa.

Jika pemandangan ke arah utara biasanya terhalang oleh Pegunungan Menoreh, maka hal itu tidak berlaku di Puncak Suroloyo. Panorama ke arah utara atau Magelang tampak begitu jelas dari salah satu titik tertinggi Pegunungan Menoreh ini. Tentu saja hal itu menjadikan Puncak Suroloyo sebagai obyek wisata favorit para pencinta wisata ketinggian atau para fotografer. Memang pemandangan yang tersaji di sini begitu indah, terutama jika cuaca sedang cerah.

Jika hendak berkunjung ke Puncak Suroloyo, maka akan lebih baik jika sampai di sana sekitar pukul 04.00 WIB, meski matahari terbenam pada musim kemarau sekitar Juli-September adalah sekitar pukul 17.30 WIB. Hal itu karena suasana dan keindahan panorama yang tersaji di Puncak Suroloyo sangat disayangkan jika tidak dinikmati terlebih dahulu. Jika langsung datang saat momen sunset, maka waktu untuk menikmati pemandangan hanya sebentar saja.

Dari Puncak Suroloyo, tersaji panorama gunung-gunung tinggi di Jawa Tengah yang terlihat dari ketinggian. Mulai dari Merapi-Merbabu di sisi timur laut, hingga Sumbing dan Sindoro di sisi utara, semuanya tampak begitu indah Sementara itu saat cuaca benar-benar cerah, pesisir selatan Yogyakarta tidak mau ketinggalan untuk menyajikan pesona keindahannya. Ombak pantai akan tampak bagaikan garis putih yang memanjang di sepanjang pantai selatan.

Puncak Suroloyo menjadi salah satu tujuan yang tidak boleh sampai dilewatkan oleh pemburu sunset, terlebih saat musim kemarau. Itu karena cuaca cenderung cerah sehingga kemungkinan ufuk barat terlihat jelas akan lebih besar. Saat menjelang matahari terbenam, barulah pandangan mulai tertuju ke arah barat. Memang masih ada bagian Pegunungan Menoreh yang ada di arah barat. Namun hal itu sama sekali tidak mengurangi keindahan momen matahari terbenam di Puncak Suroloyo.

Ketika momen sunset tiba, matahari yang berwarna oranye tidaklah sendirian. Ia akan ditemani oleh deretan puncak-puncak Pegunungan Menoreh lainnya seperti Gunung Trajumas, Gunung Ayamayam, dan Gunung Kunir. Deretan pegunungan itu akan tampak begitu padu dengan matahari oranye yang akan segera kembali pulang ke peraduaannya. Keberadaan mereka bagaikan menyambut matahari yang selesai melaksanakan tugasnya menerangi siang. Suasana semakin syahdu dengan sejuknya udara gunung yang bisa dirasakan di Puncak Suroloyo. Pemandangan indah dan sejuknya udara gunung jelas akan menghapus lelah perjalanan seketika.

Komentar kamu?