Panyaweuyan Argapura, Bukit Terindah di Jawa Barat

Bukit ini terletak di Dusun Cibuluh Desa Tejamulya Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka memang mempesona. Tepatnya, bukit berbentuk terasering ini berada di kaki Gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian mencapai 3.078 mdpl.

1.614 views
0

WartaWisata.ID – Jika ada yang bertanya bukit terindah di Jawa Barat, jawabannya adalah Bukit Panyaweuyan Argapura. Bukit ini memberi kesan menakjubkan kepada siapa saja yang pernah menyaksikan pesona alaminya. Sejauh mata memandang, hamparan hijau terasering tanaman bawang yang demikian eksotis dan artistis bakal memanjakan mata para pengunjung.

Bukit ini terletak di Dusun Cibuluh Desa Tejamulya Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka memang mempesona. Tepatnya, bukit berbentuk terasering ini berada di kaki Gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian mencapai 3.078 mdpl. Secara geografis, terasering itu berada pada ketinggian antara 800-1.000 mdpl. Destinasi wisata hits kekinian ini tak terlalu jauh dari pusat kota Majalengka. Jaraknya hanya berkisar antara 20-25 kilometer saja. Jika lalu lintas lancar, perjalanan bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 60 menit.

Ini adalah sepetak “surga” terbuka di dataran tinggi Kota Angin. Rasanya tak berlebihan pula jika arga (gunung) dan pura (kota) tersemat di kawasan ini sebab layaknya kota pegunungan yang indah. Keindahan destinasi wisata terasering Argapura yang merupakan warisan leluhur yang amat menarik.

Kontur lahan di Bukit Panyaweuyan ini berundak-undak dengan kemiringan 25-40 derajat, layaknya amfiteater alami. Sungguh unik. Plus, panorama pegunungan yang mengelilingi Panyaweuyan menjadi daya pikat tersendiri. Pengunjung bisa menyaksikan keindahannya dari jalan utama. Akan tetapi, jika ingin lebih puas, bisa naik ke ladang yang yang lebih tinggi lagi.

Dengan pemandangan terasering persawahan dan perkebunan yang menawan, kawasan Argapura menjadi salah satu primadona wisata di Jawa Barat saat ini. Di samping udaranya yang sejuk, panorama ini acap dijadikan tempat favorit para pemotret alam atau lanskap. Demikian juga bagi mereka yang menyukai aktivitas swafoto. Di luar itu semua, banyak orang yang menjadikan Bukit Panyaweuyan sebagai tempat melepas penat atau sekadar jalan-jalan di akhir pekan.

Lantas, kapan waktu yang paling tepat menikmati pesona terasering Bukit Panyaweuyan? Pagi hari atau sebelum matahari terbit rasanya menjadi waktu paling baik melihat terasering ini dengan segala aktivitasnya. Sinar matahari pagi akan memberi kehangatan kawasan Argapura yang mengiringi para petani yang bekerja merawat tanaman yang tersusun rapi dalam undakan terasering. Suasana syahdu akan sangat terasa ketika kabut tipis turun. Biasanya fotografer membawa sendiri model dengan pakaian tradisional warna warni sehingga kontras dengan hijaunya dedaunan tanaman bawang.

Pagi juga menjadi waktu ideal mengambil gambar lanskap Argapura. Cahaya yang tidak merata di setiap bukit akan memberikan bayangan dan objek potret menjadi lebih indah. Mau kamera darat atau aerial, keduanya memiliki keindahan tersendiri. Sela terasering bisa dieksplorasi untuk mendapatkan hasil terbaik. Langit cerah, perpaduan sinar mentari dan kabut yang tidak menghalangi terasering menjadi sebuah momen paling langka. Datang saat sore menjelang

Komentar kamu?