Keindahan Dataran Tinggi Dieng Yang Memukau

Eksotika pemandangan kawasan ini sudah tidak diragukan lagi. Ada banyak objek landscape yang dapat kalian nikmati. Telaga Warna, misalnya, salah satu telaga yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan.

2,205 views
0

WartaWisata.ID – Dataran Tinggi Dieng Salah satu tujuan wisata dataran tinggi di Jawa Tengah. Hal yang sangat unik dari Dieng adalah dataran tinggi yang curam dan terjal, tetapi ditanami oleh berbagai macam tanaman dan sayuran. Sejak dahulu, kawasan Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo ini memang dikenal sebagai pusat berbagai macam tanaman dan sayuran. Selain itu, suasana pagi Dieng terasa sangat sejuk dan kalian tidak tahu kapan kabut akan turun. Justru hal ini membuat suasana menjadi lebih mistis.

Eksotika pemandangan kawasan ini sudah tidak diragukan lagi. Ada banyak objek landscape yang dapat kalian nikmati. Telaga Warna, misalnya, salah satu telaga yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Di sini kita bisa menikmati 3 macam telaga yang berwarna biru, hijau dan coklat. Walaupun masih banyak telaga yang lain seperti telaga Merdada, Sumurup dan Pengilon.

Selain objek wisata telaga dan pemandangan, kita bisa menikmati keindahan arsitektur sejarah. Di sini terdapat situs reruntuhan candi purbakala hindu yang konon dibangun bersamaan dengan zaman dengan dibangunnya Candi Borobudur sekitar abad ke-8 Masehi. Dulu, lokasi ini merupakan pusat penyebaran agama Hindu pertama di Jawa Tengah. Para ahli arkeolog yakin komunitas hindu di Dataran Tinggi Dieng adalah awal lahirnya Dinasti Syailendra yang pada zamannya membangun candi yang monumental dalam sejarah.

Selain reruntuhan candi, kalian juga dapat menemukan reruntuhan sisa-sisa kerajaan masa lampau. Yang unik, candi-candi disekitar Dieng ini dinamai dengan tokoh-tokoh pewayangan dari Pandawa Lima. Ada empat kelompok candi yakni kelompok Candi Dwarawati dan Parikesit, kelompok Candi Dwarawati Timur, kelompok Candi Setyaki, Ontorejo, Petruk, Nala Gareng, dan Nakula-Sadewa, serta kelompok Candi Arjuna, Semar, Sembodro, Puntadewa, dan Srikandi. Kelompok bangunan candi Dieng ini terletak pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut dan ditemukan sekitar tahun 1800-an.

Kawah di Dataran Tinggi Dieng tergolong masih aktif karena masih mengeluarkan belerang panas dan beberapa ada yang beracun. Jika kalian tertarik untuk mengunjungi beberapa kawah yang terdapat di kawasan ini, sebaiknya menanyakan kepada penduduk sekitar mana yang aman untuk dikunjungi. Salah satu kawah yang terkenal adalah Kawah Candradimuka. Nama ini dinamai berdasarkan cerita Gatot Kaca yang dilebur di kawah tersebut. Jalan untuk menuju tempat ini sangatlah menanjak dan jalan yang berliku sangat tajam. Namun, patut dicoba jika kalian memang suka wisata yang menantang seperti ini.

Dataran Tinggi Dieng hanya mempunyai satu akses masuk yaitu dari Wonosobo. Jika ingin ke sini, kalian harus melewati daerah Wonosobo terlebih dahulu. Sedangkan jika kalian datang dari arah Yogyakarta, sebaiknya masuk dari arah Magelang dan terus ke Wonosobo. Bersiaplah menikmati keindahan alam Dataran Tinggi Dieng yang menakjubkan!

Komentar kamu?