Indahnya Matahari Terbit di Watu Payung Prambanan

Watu Payung Prambanan berada di salah satu titik tertinggi pegunungan kawasan Prambanan dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (mdpl)

877 views
0

WartaWisata.id –  Jika kamu adalah pemburu keindahan matahari terbit atau sunrise hunter, musim kemarau seperti bulan Juni sampai September merupakan waktu yang pas untuk memulai perburuan. Biasanya, cuaca cenderung cerah saat musim kemarau. Momen matahari terbit di ufuk timur pun kemungkinan besar akan terlihat karena tidak terhalang oleh awan tebal atau kabut yang kerap muncul pada musim hujan.

Watu Payung Prambanan berada di salah satu titik tertinggi pegunungan kawasan Prambanan dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi tempat wisata ini juga berada di ujung kawasan pegunungan sekaligus Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal itu membuat hamparan terbuka dataran rendah ke arah timur, utara, dan timur laut dapat disaksikan dengan indahnya dari Watu Payung Prambanan. Dataran rendah itu bersebelahan dengan kawasan pegunungan kawasan Gunungkidul yang berbaris di sisi selatan.

Karena menyajikan panorama terbuka di sisi timur, kamu juga akan bisa menyaksikan keindahan matahari terbit. Jarak yang tidak terlalu jauh dari Kota Jogja membuat tempat ini pas kamu datangi untuk berburu sunrise. Saat musim kemarau, biasanya matahari baru akan terbit sekitar pukul 05.45 WIB. Ada baiknya kamu paling tidak sudah datang pada pukul 05.30 WIB untuk menyiapkan perangkat sehingga sudah siap jepret saat momen sunrise berlangsung.

Selain keindahan matahari terbit di ufuk timur yang menawan, kombinasi akan semakin sempurna dengan bentang dataran rendah dan pegunungan. Setelah momen matahari terbit berlalu, kamu tetap masih bisa foto-foto di kawasan Watu Payung Prambanan ini.

Ada beberapa spot foto menarik seperti jembatan kayu dan helikopter yang Instagramable.

Komentar kamu?