Jawa Tengah Siap Menyambut Pemudik Yang Melintas di Grobogan

Untuk memudahkan mobilitas pemudik, berikut disajikan 10 destinasi unggulan di Grobogan versi Kemenpar

556 views
0

Wartawisata.id “Grobogan bisa dikatakan wilayah transit. Destinasi ini jadi penghubung beberapa kota di sekitarnya. Dengan posisinya tersebut, Grobogan ideal sebagai rest area terbaik. Silahkan pulihkan kesegaran saat mudik di Grobogan,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menpar mengemukakan Grobogan memiliki sejumlah destinasi wisata. “Ada banyak hikayat yang mucul dari sana.”

Untuk memudahkan mobilitas pemudik, berikut disajikan 10 destinasi unggulan di Grobogan versi Kemenpar

Merupakan salah satu waduk besar di Indonesia, yang mulai beroperasi 1991. Posisinya berada di 3 kabupaten, yaitu Grobogan, Boyolali, dan Sragen. Dengan dukungan view indah alam disekitarnya, Waduk Kedung Ombo merupakan destinasi ideal untuk rehat sejenak. Dijamin, usai berkunjung ke destinasi ini, fisik dan pikiran fresh kembali.

Bleduk Kuwu

Identik dengan gunung api lumpur, destinasi ini berada di Desa Kuwu, Kradenan, Grobogan. Berada di sini, pemudik bisa menikmati letupan luar biasa lumpur. Letupannya terjadi secara berkala, yaitu 2-3 menit. Menariknya, lumpur tersebut mengandung garam.

Bleduk Kuwu juga memiliki legenda, yang terhubung dengan Pantai Selatan. Lubang tersebut merupakan jalan pulang Jaka Linglung dari Laut Selatan menuju Medan Kamulan. Sebelumnya Jaka Linglung berhasil mengalahkan Prabu Dewata Cengkar. Jaka Linglung menjelma menjadi ular naga agar diakui sebagai anak Raden Ajisaka.

Air Terjun Widuri

Destinasi ini sangat eksotis dengan ketinggian air terjun hingga 50 meter. Susana semakin segar dengan wahana wisata di sekitarnya. Air Terjun Widuri juga dihubungkan dengan cerita Jaka Tarub dan Nawangwulan. Jaka Tarub melihat telaga dengan 7 bidadari yang sedang mandi. Lalu, selendang diambilnya yang ternyata milik Nawangwulan. Imbasnya, sang bidadari pun tidak bisa terbang kembali ke kahyangan. Karena dianggap sebagai pahlawan, Nawangwulan lalu menerima pinangan Jaka Tarub. Keduanya lalu menikah.

Wisata Api Abadi Mrapen

Berada di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan. Posisinya terletak pada poros Semarang-Purwodadi. Munculnya Api Abadi Mrapen menjadi fenomena geologi alam. Sebab, di situ muncul gas alam dari dalam tanah yang tersulut oleh api. Api abadi tersebut kerap digunakan dalam event olahraga nasional maupun internasional. PON, SEA Games, hingga Asian Games.

Ada banyak fenomena menarik di sekitar destinasi Api Abadi Mrapen. Di sekitar api abadi ini terdapat kolam dengan air mendidih. Konon air tersebut bisa digunakan untuk pengobatan penyakit kulit. Lalu, fenomena lainnya adalah batu bobot. Kepercayaan berkembang, bila berhasil mengangkat batu tersebut, maka apa yang dicita-citakannya akan terwujud.

Goa Macan dan Goa Lowo

Grobogan punya Goa Macan dan Goa Lowo yang terkenal dengan keeksotisannya. Secara geografis, destinasi ini masuk wilayah Desa Sedayu. Kedua goa ini sangat unik. Untuk Goa Lawa, spot ini dilengkapi dengan stalakmit dan stalaktit. Warna warni yang dihasilkannya sangat indah, apalagi bisa terkena pantulan cahaya.

Masih dalam satu kawasan, Goa Macan nuansanya lebih rindang. Suasana di dalamnya sangat indah. Sebab, batuan penusun dinding goa juga memiliki warna warni yang menawan.

Objek Wisata Cindelaras

Grobogan juga memiliki surga tersembunyi. Posisinya di tengah hutan belantara membuat objek wisata Cindelaras semakin eksotis. Secara geografis, destinasi ini berada di Desa Bandungharjo, Toroh. Luasan wilayah ini sekitar 3,5 hektare. Selain menikmati nuansa kesegaran hutan, pemudik juga memiliki banyak aktivitas. Sebab, ada banyak destinasi yang dibangun di sini.

Objek Wisata Cindelaras memiliki fasilitas permainan freetop. Ada juga spot selfie yang tersebar di 13 zona. Pemudik juga bisa menikmati camping ground dan foodcourt. Menjamin kenyamanan, ada banyak fasilitas toilet yang dibangun di sini.

Obyek Wisata Jatipohon

Sebagai destinasi wisata, Jatipohon sudah populer sejak lama. Destinasi tersebut terkenal dengan Bukit Pandang Jatipohon. Lokasinya strategis karena berada di Pegunungan Kendeng Utara. Berada di sana, pemudik bisa menikmati eksotisnya alam. Banyak spot untuk berswa foto. Lebih menarik, kawasan ini juga terhubung dengan Bukit Lamping.

Lumpur Kesongo Grobogan

Fenomena lain di Grobogan adalah Sumber Lumpur Kesongo yang berada di wilayah Perhutani KPH Randublatung. Destinasi tersebut unik dengan semburan lumpurnya. Untuk titik sumber semburannya sangat banyak dan menyebar. Uniknya bekas semburan lumpur itu menyerupai seperti gunung berapi. Dengan luas 119,1 hektare, ada 3 zona yaitu semburan lumpur, kawasan rawa, dan padang rumput.

Selain alam, pemudik akan menemui fenomena lain di sana. Lumpur Kesongo menjadi habitat banyak burung. Sebut saja, cangak abu, cangak merah, bangau tongtong, belibis batu. Semakin lengkap, sebuah ritual pun berkembang di sana. Kawasan ini menjadi lokasi ‘ngalap berkah’ pada Ki Joko Linglung. Syaratnya, peziarah membawa susu putih. Susu tersebut lalu dituangkan dalam kawah lumpur.

Sendang Coyo Grobogan

Sendang Coyo menjadi destinasi wisata religi. Bentuknya berupa kolam. Airnya jernih seperti coyo. Kata coyo berarti cahaya. Sendang ini menjadi napak tilas sejarah Sunan Kalijaga saat melakukan syiar Islam di Desa Jatiharjo. Karena haus, Sunan Kalijaga mencari sumber air bersih, dan tongkatnya ditancapkan di dekat lokasi peristirahatan.

Secara tidak sengaja, seorang pengikut Sunan Kalijaga yang bernama Kyai Gambi mencabut tongkat ini. Lalu, memancarlah air yang sangat jernih. Karena debitnya besar, maka muncul genangan dan sekarang terkenal sebagai Sendang Coyo. Selain sejarahnya, pengunjung juga bisa menikmati udara segar dari rimbunnya pohon di sekitaranya.

Tugu Lasi

Destinasi tersebut juga familiar sebagai Green Canyonnya Gubug. Destinasi ini sejatinya lokasi pertambangan yang masih aktif. Tugu Lasi ini sangat Instagramable dengan warna materi tambang di sana. Dengan keunikannya, Tugu Lasi sangat pas untuk memproduksi konten foto dan video untuk media sosial. Nuansanya makin klasik pada sore hari. Sebab, ada ribuan kelelawar yang berterbangan keluar.

Mudik Lebaran, Yuk mampir ke Grobogan!

 

Komentar kamu?