Yuk Mengenal Nganjuk, Tempat Kelahiran Dr. Soetomo

Nganjuk juga dilintasi jalan tol Trans Jawa yang membuatnya begitu mudah diakses. Berikut ini berbagai potensi wisata budaya dan kuliner yang terdapat di Kota Angin ini

187 views
0

Wartawisata.id  – Dr Soetomo lahir di Nganjuk, senbuah kabupaten di Jawa Timur. Kabupaten ini memiliki banyak potensi wisata budaya dan kuliner yang menggugah selera. Ditambah lagi Nganjuk juga berada di kawasan Lingkar Wilis yang menawarkan keindahannya.

Dr. Soetomo adalah nama yang tidak bisa dilepaskan dari hari Kebangkitan Nasiona yang dirayakan setiap 20 Mei.  Ia dan beberapa mahasiswa STOVIA mendirikan sebuah organisasi nasional pertama bernama  Boedi Oetomo.

Nganjuk juga dilintasi jalan tol Trans Jawa yang membuatnya begitu mudah diakses. Berikut ini berbagai potensi wisata budaya dan kuliner yang terdapat di Kota Angin ini :

Destinasi

Berada di lereng Pengunungan Wilis membuat Nganjuk memiliki beragam tempat wisata alam.  Sebut saja air terjun Sedudo yang memiliki ketinggian 105 meter serta Bukit Watulawang yang menawarkan pemandangan puluhan air terjun di sepanjang Gunung Wilis.

Tak sampai disitu, pesona lain juga terdapat di sisi utara Nganjuk. Kehadiran Selo Park di sisi Waduk Selo juga sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga dan rekan tentunya. Selain itu berbagai destinasi seperti Roro Kuning, Air Terjun Singokromo, Goa Margotresno dan sebaginya cocok bagi kalian yang mampir kesini.

Selain itu, wisata sejarah seperti Monumen Dr. Soetomo juga dibangun untuk menghargai sosok pahlawan nasional tersebut. Lokasinya  di Kecamatan tempat kelahirannya yaitu di Loceret, Nganjuk, disini kamu dapat menyaksikan berbagai koleksi perlengkapan pribadi dari Dr. Soetomo

Jejak Jejak kebesaran kerajaan Majapahit juga tersebar disini. Hadirnya Candi Lor dan Candi Ngetos juga menjadi saksi pertumbuhan kerajaan terbesar di Indonesia saat itu.

Kuliner

Berbicara kuliner, Nganjuk punyak kekhasan.  Kuliner Nasi Becek, Pecel Bledek, Nasi Jagung Sedudo, Asem Asem Kambing Ngluyu bisa dinikmati saat datang berkunjung.

Selain itu Nganjuk juga memiliki cemilan khas yaitu Dumbleg. Sebagai daerah yang terkenal dengan produksi Bawang merahnya, Kota Angin juga memiliki oleh oleh khas olahan Bawang merah yang dibuat sambal, yaitu sambal Maklin.

Budaya

Berada di daerah yang masih kental akan budaya Jawa, Nganjuk memiliki kesenian tradisional berupa Wayang Timplong. Berbeda dengan kebanyakan wayang, Wayang ini terbuat dari kayu, baik kayu waru, mentaos, maupun pinus. Instrumen gamelan yang digunakan sebagai musik pengiring, juga sangat sederhana. Hanya terdiri dari Gambang yang terbuat dari kayu atau bambu, ketuk kenong, kempul dan kendang.

Selain itu disini juga terdapat beberapa tarian tradisional seperti tari Tayub serta Tari Salipuk. Ada juga sebuah tarian yang berjasa mengusir penjajah Belanda saat itu seperti Tari Mungdhe.  Kesenian MungDhe yang ditampilkan seperti pengamen keliling untuk menggalang kembali pasukan yang tercerai – berai serta untuk mengintai kegiatan pasukan Belanda.

Komentar kamu?