Taman Bumi Nasional Ciletuh, Sinergitas dan Manajemen Keaneka Ragaman

192 views
0

WartaWisata.ID – Taman Bumi Nasional Ciletuh-Palabuhanratu adalah sebuah konsep manajemen pengelolaan kawasan yang menyerasikan keragaman geologi, hayati, dan budaya, melalui prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Taman Bumi Nasional Palabuhanratu atau Palabuhanratu National Geopark adalah satu-satunya geopark atau taman bumi di Jawa Barat, Indonesia. Kawasan Wilayah Geopark Palabuhanratu memiliki luas sekitar 128 ribu hektare yang tersebar di 8 kecamatan di 74 desa/kelurahan.

Taman Nasional Ciletuh-Palabuhanratu juga merupakan tempat wisata baru di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat sekaligus merupakan Geopark Nasional Indonesia yang telah diakui UNESCO menjadi Geopark Internasional atau Global Geopark Network (GGN) agar diakui UNESCO pada tahun 2017.

Geopark tidak hanya mencakup situs geologi, tetapi memiliki batas geografis yang jelas serta sinergitas antara keragaman geologi, hayati dan budaya yang ada di dalam kawasan tersebut. Masyarakat yang tinggal di dalam kawasan diajak berperanserta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam.

Tidak hanya keragaman dan keunikan jenis batuannya, betang alam Ciletuh-Plabuhanratu juga beragam, dari pantai, pegunungan, dan air terjun. Ketiganya memiliki nilai pendidikan geologi dan estetika yang tinggi. Cantiknya pegunungan karst yang dipadukan dengan warisan biologi di kawasan hutan lindung dan budaya Sunda Tua sangat menarik untuk dikunjungi.

Untuk mewujudkannya perlu dukungan infrastruktur, fasilitas, regulasi, kebijakan pemerintah dan program pemberdayaan masyarakat. Geopark memiliki semboyan: “Memuliakan Bumi, Mensejahterakan Masyarakat”. Pembangunan dan penumbuhan perekonomian berkelanjutan pada kawasan geopark dikembangkan melalui paket pariwisata seperti: geowisata, wisata bahari, ekowisata, wisata petualangan, wisata budaya, wisata belanja, wisata kuliner, dan wisata buatan manusia.

Komentar kamu?