Kesejukan Air Terjun Tegenungan yang Menenangkan

167 views
0

WartaWisata.ID Air terjun Tegenungan adalah air terjun yang terletak di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, berjarak 30 km dari Kota Denpasar. Air terjun ini memiliki ketinggian 15 meter. Meski tidak begitu tinggi, debit airnya sangat deras. Airnya juga bersih dan bening. Air terjun ini berasal dari Sungai Tukad Petanu. Tempat ini sering digunakan untuk melakukan hal-hal ekstrem, seperti melompat dari puncak air terjun.

Di sekitar lokasi air terjun, pemandangan dengan pepohonan yang menghijau menjadi daya tarik utama selain guyuran air terjun yang menghujam ke bawah. Obyek wisata alam berupa air terjun ini banyak menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Bukan hanya turis domestik yang datang, wisatawan asing pun turut bersuka cita berlibur di Air Terjun Tegenungan Gianyar. Suasana Sejuk dan menenangkan akan Anda dapatkan ketika berwisata ke Air Terjun Tegenungan Gianyar. Air yang mengalir dari atas seolah memberi ketenangan serta kesejukan jiwa siapapun yang berada di bawahnya.

Setiap pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp.10,000 untuk dewasa dan Rp. 5.000 untuk anak-anak. Setelah membayar tiket, wisatawan harus berjalan kaki terlebih dahulu menyusuri puluhan anak tangga. Jalan setapak berupa barisan anak tangga ini sudah tertata dengak baik dan rapi. Setelah berada di ujung anak tangga, wisatawan harus menyusuri tepian Sungai (Tukad) Petanu agar bisa melihat Air Terjun Tegenungan dari jarak dekat.

Selain air terjun utama, di dekatnya juga dibangun tempat-tempat pemandian untuk mandi. Airnya berasal dari sumber mata air alamidan sangat jernih. Karena kejernihannya, air di sini juga dimanfaatkan untuk dimasak sebagai kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat. Penduduk banyak yang mandi dan mengambil air ketika pagi atau sore hari.

Air Terjun Tegenungan memiliki air yang sejuk dan bersih, sehingga sangat cocok untuk berenang, mandi ataupun berendam. Jangan lupa untuk berfoto-foto untuk mengabadikan keindahan berlatar belakang air terjun.

Komentar kamu?