Kembali Hadir 20-21 April 2019, Gebyar Pesona Budaya Garut Selalu Tampil Istimewa

"Ini bisa jadi brand-nya Garut sebagai Kabupaten wisata, jadi wisatawan misal dari Jakarta tidak perlu jauh ke Bali, tinggal ke Garut saja. Lewat event ini juga diharapkan wisatawan ikut mengunjungi lokasi wisata lain di Garut,"

929 views
0

WartaWisata.ID – Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) aKan kembali hadir 20-21 April 2019. Acara ini diadakan oleh Pemerintah daerah bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Tujuannya adalah untuk memperingati hari jadi Garut yang ke-206. Akan ada banyak pertunjukan budaya yang sangat menarik.

GPBG 2019 akan dimeriahkan penampil dari 20 komunitas seni dan budaya, 9 masyarakat adat, perwakilan dari kecamatan dan desa seluruh Kabupaten Garut. Akan ada Rampak Silat Bambu Runcing yang menampilkan 700 pendekar dari 29 padepokan silat.

“Tujuannya adalah untuk melestarikan seni dan budaya. Selain itu mendukung pariwisata daerah dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, Minggu (6/1).

Budi Gan Gan mengatakan, GPBG 2019 memiliki acara pameran, bazar, budaya batik Garutan, pengrajin kulit (tas, jaket, tas, sepatu), parade seni, dan pesta rakyat.

“Nanti juga akan ada prosesi budaya yang menampilkan perwakilan dari 7 provinsi dan 10 kabupaten kota se-Indonesia,” tambah Budi Gan Gan.

Selain ada gelaran budaya, akan ada 150 stan UMKM termasuk perwakilan dari 4 negara yang ikut promosi. Bahkan, enam duta besar dari negara-negara sahabat menghadiri acara ini.

“Target yang paling penting dari GPBG adalah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia. Karena dengan aneka ragam seni, budaya dan atraksi yang disuguhkan pada event ini, menjadi daya tarik yang kuat untuk mendatangkan wisman dan wisnus ke Garut,” kata Budi Gan Gan.

Budi Gan Gan menambahkan, target dari acara ini adalah mendatangkan 150 ribu wisatawan, baik dari dalam dan luar negeri. Di kesempatan ini, pihaknya akan memaksimalkan promosi destinasi Wisata yang ada di Garut.

“Ini bisa jadi brand-nya Garut sebagai Kabupaten wisata, jadi wisatawan misal dari Jakarta tidak perlu jauh ke Bali, tinggal ke Garut saja. Lewat event ini juga diharapkan wisatawan ikut mengunjungi lokasi wisata lain di Garut,” ujarnya.

Garut sudah sejak lama dikenal sebagai Swiss-nya Jawa atau “Swiss Van Java” yang memiliki potensi alam yang spektakuler untuk dijadikan objek wisata.

Beberapa objek wisata di Garut antara lain kawah gunung berapi Talaga Bodas, kolam renang di tengah perbukitan di Bukit Kacapi, Kebun Mawar Situhapa, Pantai karang dengan air terjun mini di Pantai Rancabuaya, Pantai Cijeruk, Pantai Taman Manalusu, Curug Nyogong, Curug Mala, Curug Ciarjuna, dan Curug Cibadak.

Komentar kamu?