Bangka Belitung Blow-Up Pariwisata, Siapkan 121 Event di Tahun 2019

Hampir setiap bulan, bahkan setiap pekan, akan ada event-event pariwisata di Negeri Serumpun Sebalai ini. Baik event budaya, sport tourism serta Meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE)

202 views
0

WartaWisata.ID – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tak main-main mem-blow up pariwisata. Tahun 2019, Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyajikan 121 event pariwisata. Atraksinya tersebar di tujuh kabupaten/kota.

Hampir setiap bulan, bahkan setiap pekan, akan ada event-event pariwisata di Negeri Serumpun Sebalai ini. Baik event budaya, sport tourism serta Meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE).

Namun, Kepala Bidang Promosi, Dinas Pariwisata Babel, Ari Primajaya mengatakan ada beberapa event yang belum dilaporkan penyelenggara kepada pemerintah Provinsi.

“Sebenarnya event-event ini lebih dari 121, tapi bisa juga ada beberapa event yang belum dilaporkan salah satunya perayaan festival harmoni Imlek di Kelenteng Bangka untuk tanggal 4 Februari, ini enggak masuk kalender event, tapi akan ada event ini,” kata Ari, Minggu (6/1).

Beberapa event yang akan digelar di Babel tahun ini antara lain Sungailiat Triathlon, Ceng Beng, Wonderful Sail Indonesia, Pagelaran Seni Tradisional, Tradisional Art Festival, Napak Tilas Kebangsaan, Heritage Walk, Murok Jerami, Festival Selawang Segantang, Toboali City On Fire IV, Buang Jung, Festival Tanjung Kelayang, Festival Geopark, Sail Indonesia 2019, dan lain-lainnya.

Tiga event pariwisata di Babel ini masuk dalam kalender event pariwisata nasional tahun 2019. Event-event akan dibantu langsung Kementerian Pariwisata. Adapun tiga event yang masuk kalender event nasional yakni Culture Wave Tongaci di Kabupaten Bangka, Festival Tanjung Klayang di Belitung, dan Toboali City On Fire IV di Kabupaten Bangka Selatan.

“Keuntungan masuk kalender event nasional suppporting anggaran dan promosi dari Kemenpar, mulai dari launching sampai publikasi. Daerah hanya menyiapkan kegiatan dan pelaksanaan,” ungkap Ari.

Pihaknya, terus gencar mempromosikan pariwisata Babel tidak hanya ke dalam negeri, namun juga ke luar negeri. Hal ini untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Babel.

“Kalau promosi luar negeri kita menginduk ke Kemenpar. Ke Asia Tenggara dan Pasifik kita akan ikut Internasional Tourism Board di Singapura karena ini terbesar di Asia Tenggara. Sampai saat ini kunjungan wisatawan luar negeri yang datang ke kita masih didominasi dari China,” bebernya.

Untuk promosi dalam negeri, pihaknya juga akan melakukan pameran tidak hanya dinas pariwisata sendiri melainkan juga berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait.

“Kalau nasional tidak menutup kemungkinan berkolaborasi denhan OPD terkait, misalnya UMKM. Kalau dari Disbudpar sendiri ada dua di Jakarta Gebyar Wisata Nusantara dan ke Yogya atau Palembang yang memiliki event-event berkualitas,” ujarnya.

Komentar kamu?