Air Panas Semurup, Kehangatan Alam yang Ajaib

1,187 views
0

WartaWisata.ID Air Panas Semurup merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi. Tepatnya di Desa Air Panas Baru, Kecamatan Air Hangat Timur. Sumber air panas ini berada di dataran tinggi yang tepatnya di kaki Gunung Kerinci.

Desa Baru Air Hangat ini terletak 11 kilometer dari Kota Sungai Penuh. Butuh waktu 8-10 jam perjalanan dari Jambi menuju Kota Sungai Penuh.

Sebenarnya di kaki Gunung Kerinci terdapat beberapa sumber air panas, namun Air Panas Semurup inilah yang paling sering dikunjungi wisatawan. Hal ini dikarenakan aktivitas vulkanik dari Gunung Kerinci yang hingga saat ini masih aktif. Memiliki lebar sekitar 15 meter persegi dan kedalaman mencapai 5 meter, sumber air panas ini sangat cocok untuk melepas penat dan mengobati rasa dingin yang menyerang.

Menurut penduduk setempat, sumber air panas ini sudah ada sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Pemandian ini pun sempat digunakan oleh tentara Belanda untuk berendam. Hingga kini masih bisa dijumpai beberapa bangunan peninggalan Belanda, yang telah direnovasi pada beberapa bagiannya.

Air panas Semurup diyakini memiliki panas hingga 80 derjat celsius, dengan kedalaman sekitar lima meter. Di tengah kolam terlihat air bergelembung, seperti mendidih dan memunculkan asap putih.

Di tempat lain yang tak jauh dari Semurup, ada juga kolam air panas Lulok yang dikelola masyarakat. Tetapi airnya tak sejernih di Semurup.

Suhu air yang sangat tinggi ini menyebabkan keluarnya asap dari sumber air panas. Selain itu, air pun mengeluarkan warna biru yang sangat cantik, dan cukup tenang. Aroma belerang yang dikeluar Air Panas Semurup dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit dan juga reumatik.

Selain berendam menikmati air hangat pada kolam yang disediakan, wisatawan juga bisa mencoba untuk merebus telur ataupun pisang pada sumber air panas. Tingginya suhu air membuat telur akan segera matang dalam waktu beberapa menit saja. Wisatawan pun bisa langsung menyantap telur yang direbus tersebut.

Komentar kamu?