Waduk Gajah Mungkur yang Serbaguna menjadi Obyek Wisata yang Menarik di Wonogiri Jawa Tengah

1,271 views
0

WartaWisata.ID Waduk Gajah Mungkur adalah sebuah waduk yang terletak 6 km di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Waduk yang merupakan tempat penampungan air bersih bagi masyarakat jika dimanfaatkan dengan kreativitas akan menjadi objek wisata yang sangat menarik. Terbukti dengan banyaknya turis yang berminat mengunjungi waduk maupun embung dimanapun itu. Termasuk di wisata Waduk Gajah Mungkur yang berlokasi di Wonogiri ini.

Waduk ini ditempuh kurang lebih 1 jam 30 menit perjalanan dari kota solo, dengan jarak tempuh sekitar 60 km jauhnya dari kota solo.

Waduk gajah mungkur mempunyai luas kurang lebih 8800 ha di tujuh kecamatan, air waduk digunakan untunk mengairi sawah daerah disekitarnya, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Klaten, juga untuk wilayah Wonogiri sendiri. disamping untuk pengairan digunakan juga sebagai pemasok air minum dan Pembangkit Listrik Tenaga Air, sebesar 12,4 MegaWatt.

Asal usul Waduk Gajah Mungkur tersebut dikerjakan secara swakelola dengan konsultan dari Nippon Koei Co, Ltd Jepang. Untuk menyelesaikan waduk Gajah Mungkur ini ada 12525 KK dengan jumlah 68750 jiwa ditransmigrasikan ke Sumatera. Yaitu di wilayah Sitiung Sumatra Barat, wilayah Jambi yaitu Jujuhan, Rimbo Bujang, Alai Ilir, dan Pemenang. Propinsi Bengkulu tepatnya di Air Lais, Sebelat, Ketahun, dan Ipuh, serta Propinsi Sumatera Selatan yaitu Panggang dan Baturaja. Kabarnya warga yang menolak direlokasi ditenggelamkan beserta harta bendanya dengan cara mengaliri waduk yang sudah jadi tersebut.

Beberapa fasilitas di waterboom yang menjadi salah satu wisata di Wonogiri adalah kolam renang anak dan dewasa yang dilengkapi banyak permainan. Di dalam area waterboom akan terlihat banyak ornamen gajah, hal tersebut menyesuaikan dengan nama waduk itu. Selain itu ada juga rest area, gazebo, ayunan, dan arena bermain anak.

Selain Waterboom Waduk Gajah Mungkur, terdapat juga lapangan yang sangat luas dengan panggung terbuka yang biasa digunakan untuk pertunjukan musik. Di sekitar waduk juga terdapat toko oleh-oleh dengan pilihan beragam untuk diberikan kepada sanak family yang tidak berkesempatan hadir. Warung makan yang menyediakan masakan khas Jawa seperti Bakso dan Nasi Pecel juga banyak berdiri di sekitar waduk.

Jika senja sudah mulai memperlihatkan kehadirannya, suasana waduk Gajah Mungkur menjadi sangat syahdu. Langit keemasan yang dipantulkan oleh air di dalam waduk dengan latar belakang gunung dan pepohonan menambah keasrian.

Komentar kamu?