Museum Purbakala Sangiran, Memperlihatkan Manusia Zaman Purba di Sragen Jawa Tengah

418 views
0

WartaWisata.ID Museum Purbakala Sangiran adalah museum arkeologi yang terletak di Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Musem Purbakala ini adalah salah satu objek wisata yang menarik di daerah kabupaten Sragen. Museum Purbakala ini merupakan suatu gambaran kehidupan manusia di masa lampau. tempat ini juga menjadi wisata fosil manusia purba yang paling lengkap di daerah jawa. Situs Sangiran memiliki luas mencapai 56 km² meliputi tiga kecamatan di Sragen (Gemolong, Kalijambe, dan Plupuh) serta Kecamatan Gondangrejo yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar.

Museum Sangiran Cluster Krikilan berada di desa Krikilan, kecamatan Kalijambe, kabupaten Sragen. Dari kota Solo, waktu tempuhnya sekitar 15-an km ke arah utara.

Museum ini merupakan sebuah tempat dimana perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk penelitian di bidang Antropologi, Biologi, Paleoantropologi, Geologi dan Pariwisata. Keberadaan museum purbakala Sangiran ini sangat bermanfaat untuk mempelajari kehidupan manusia prasejarah. Museum ini dilengkapi dengan fosil manusia purba, hasil-hasil budaya manusia purba, fosil flora dan fauna purba beserta gambaran stratigrafinya.

Kawasan Sangiran memiliki suatu keistimewaan dimana dahulu wilayah ini merupakan kawasan laut yang cukup luas. Namun, adanya proses geologi dan letusan gunung api seperti Gunung Lawu, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu menyebabkan kawasan Sangiran berubah menjadi daratan. Hal ini berakibat wilayah Sangiran memiliki lapisan tanah yang berbeda dengan kawasan – kawasan lain.

Dengan ditemukannya fosil – fosil binatang laut pada lapisan paling bawah mengindikasikan bahwa wilayah Sangiran dulu adalah wilayah laut yang terangkat. Penemuan fosil – fosil manusia purba di Sangiran tidak bisa lepas dari seorang ahli paeoantropologi bernama Gustav Heinrich von Koeningswald yang melakukan penelitian pada tahun 1934. Ia merupakan penemu pertama fosil manusia purba Pithecanthropus Erectus.

Dengan bangunan yang cukup modern dan dengan fasilitas seperti ruang pameran, ruang laboratorium, ruang pertemuan, ruang display bawah tanah, ruang audio visual serta ruang penyimpanan seakan mengundang para pecinta sejarah untuk melihat koleksi – koleksi fosil Museum Sangiran.

Di museum ini juga memiliki ruang pemutaran video yaitu yang mengisahkan tentang terbentuknya daratan Sangiran serta proses pencarian fosil manusia purba. Museum yang memiliki kesan membosankan seakan hilang dengan adanya sentuhan teknologi pada Museum Sangiran ini.

Komentar kamu?