Candi Cetho Sebagai Saksi Bisu Masa Akhir Era Majapahit di Karanganyar Jawa Tengah

363 views
0

WartaWisata.ID Candi Ceto merupakan candi bercorak agama Hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir era Majapahit. Candi ini berada di di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Belum banyak yang mengetahui tentang keberadaan candi cetho ini, mungkin karena kurang promosi dan kalah tenar dengan wisata andalan kabupaten karang anyar yaitu air terjun grojogan sewu. Tetapi candi cetho ini juga memiliki keunikan tersendiri.

lokasi Candi Cetho berada persis di atas kawasan Perkebunan Teh Kemuning yang luas dan hijau. Perjalanan kita akan melewati kawasan perkebunan tersebut yang tentu saja menyajikan pemandangan yang tak membosankan. Dari kompleks candi, kita masih bisa menyaksikan pemandangan perkebunan teh.

Candi Cetho adalah candi peninggalan kerajaan beragama Hindu. Bahkan sampai sekarang di waktu-waktu tertentu umat hindu masih sering melakukan aktivitas keagamaan di candi cetho. Jadi jangan kaget kalau di beberapa tempat di sekitar candi cetho ini terdapat sesajen bekas ritual keagamaan.

Kawasan cetho merupakan sebuah pelataran dimana terhampar pemandangan yang sangat menakjubkan. Banyak pula pondok-pondok dan juga situs lingga yoni seperti yang berada di kawasan Candi Sukuh. Jangan kaget, bila ditenpat ini wisatawan akan mencium bau dupa.

Bagi wisatawan yang beragama Hindu, wisatawan pun juga bisa berdoa ditemoat ini yang akan dipandu oleh seseorang, berikut pula disediakan dupa-dupa sebagai salah satu syarat doa.

Candi Cetho adalah salah satu saksi bisu dari keindahan dan kemegahan akhir era kerajaan Majapahit zaman dahulu. Berkunjung kesini tidaklah rugi. Selain bisa belajar sejarah. Wisatawan juga bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa dengan hamparan perkebunan teh yang sangat luas.

Sumber Wikipedia

Komentar kamu?