Taman Nasional Siberut, “Permata Hijau” Penuh Keajaiban

0

WartaWisata.ID Kepulauan Mentawai identik dengan ombak dan surfing. Tidak salah memang, karena ombak kepulauan Mentawai dikenal memiliki sejumlah spot surfing terbaik, begitu juga dengan ombaknya – tidak kalah dari Hawai. Selain wisata surfing, Kepulauan Mentawai juga memiliki wisata alam yang sangat indah terutama di Pulau Siberut- pulau terluas dari empat pulau di kepulauan Mentawai. Di pulau ini terdapat Taman Nasional Siberut , taman nasional dengan luas 190.500 hektar. Sebelumnya tahun 1981 pulau ini sudah ditetapkan sebagai cagar biosfer melalui projek Man and Biosphere UNESCO. Bertamu ke Taman Nasional Siberut – wisatawan bakal disambut hutan hujan yang masih asli, dihuni oleh sejumlah spesies hewan yang tidak dapat ditemukan di tempat lain di dunia ini termasuk didalamnya sejumlah spesies monyet langka.

Cara termudah untuk mencapai Taman Nasional Siberut adalah dari Kota Padang. Wisatawan hanya perlu menyewa speedboat dan menuju Pulau Siberut. Sebagai alternatif, mereka bisa naik kapal ke Pulau Sipura terlebih dahulu, yang menjadi titk perhentian umum sebelum menjelajahi Kepulauan Mentawai. Selanjutnya, harus naik kapal lain ke Siberut dan langsung menuju ke taman dengan layanan transportasi lokal. Bagi yang tertarik untuk melihat dari dekat kehidupa masyarakat Suku Mentawai, Taman Nasional Siberut adalah tempat terbaik. Disini kebanyakan masyarakat Suku Mentawai masih hidup sesuai adat dan tradisinya. Menyusuri hutan-hutan Taman Nasional Siberut dengan jalan kaki, wisatawan bisa melihat pondok (sapou), serta sampan-sampan masyarakat lokal.

Untuk menuju dan memasuki kawasan Taman Nasional Siberut sarana transportasi yang dapat digunakan adalah speed boat, motor tempel melalui pantai barat. Jika menggunakan sampan atau berjalan kaki biasanya melalui jalur tembus dari pantai timur.S

Komentar kamu?
Previous articlePantai Kuala Raja, Pantai dengan Pasir Eksotis di Bireuen, Aceh
Next articleAir Terjun Renah Sungai Besar, Potensi Wisata Jambi yang Terlupakan