Jembatan Ampera, Ikon dari Palembang, Sumatera Selatan

736 views
0

WartaWisata.ID Jika Jakarta identik dengan tugu monas, maka Palembang identik dengan Jembatan Ampera sebagai ikon kota yang terkenal dengan kuliner empek-empek nya ini. Apa sih Jembatan Ampera? Jembatan Ampera (Amanat penderitaan rakyat) adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan Ampera, yang telah menjadi semacam lambang kota, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Sedikit sejarah, Ide pembangunan Jembatan Ampera sebenarnya sudah ada sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda di tahun 1906, dengan tujuan utama untuk menghubungkan dua daerah di Palembang yang terpisah oleh Sungai Musi, yaitu seberang ilir dengan seberang hulu. Namun ide tersebut baru terealisasi pada tahun 1957.

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 1.177 meter, lebar 22 meter, dan tinggi 63 meter dari permukaan tanah. Berdiri persis di atas Sungai Musi, bagian tengah Jembatan Ampera yang berada tepat di atas Sungai Musi terbentang sepanjang 71,9 meter dengan ketinggian 11,5 meter dari permukaan air. Menara Jembatan Ampera memiliki rentang sejauh 75 meter dengan berat 944 ton. Hal ini menjadikan Jembatan Ampera pernah dinobatkan sebagai jembatan terpanjang di ASEAN. Jembatan Ampera juga mengalami perubahan warna sebanyak tiga kali.

Malam hari adalah waktu yang paling tepat untuk menikmati keindahan Jembatan Ampera Palembang ini. Jembatan Ampera Palembang dihiasi lampu-lampu yang merupakan daya tarik sendiri bagi wisatawan. Lampu hias yang mengelilingi jembatan ini dapat berubah-ubah warna setiap berapa detik sekali.

Bukan hanya sebatas tempat penyebrangan, Jembatan Ampera memiliki keindahan dan sejarah yang khas yang membuat tempat ini menjadi destinasi yang pas untuk anda yang ingin meng hunting foto di Palembang.

Komentar kamu?